Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wamenhaj Tanggapi Penangkapan 3 WNI di Arab Saudi, Minta Polri Perkuat Satgas Haji Ilegal

Ilmidza • Kamis, 30 April 2026 | 22:36 WIB
Wamenhaj.
Wamenhaj.

 KALTIMPOST.ID, 

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, merespons penangkapan tiga warga negara Indonesia di Arab Saudi yang diduga terlibat praktik haji ilegal. Ia meminta langkah pencegahan diperkuat, termasuk melalui optimalisasi Satgas Haji Ilegal dengan melibatkan berbagai pihak.

Kasus ini mencuat setelah aparat keamanan Arab Saudi mengamankan tiga WNI di Makkah. Mereka diduga menawarkan layanan haji tidak resmi melalui media sosial, termasuk penggunaan dokumen yang tidak sesuai prosedur.

Dahnil menegaskan perlunya sinergi lintas instansi untuk menekan praktik serupa yang masih terjadi. “Praktik penipuan berkedok haji masih marak dan perlu penanganan bersama,” ujarnya.

Ia juga meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memperkuat upaya pencegahan dan penindakan. Menurutnya, penguatan Satgas Haji Ilegal menjadi kunci agar pengawasan terhadap aktivitas mencurigakan bisa lebih maksimal, terutama menjelang musim haji.

Selain itu, pemerintah berencana meningkatkan kehadiran personel kepolisian di Arab Saudi guna memperkuat koordinasi dengan otoritas setempat sekaligus memberikan perlindungan bagi jemaah Indonesia.

Dahnil kembali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran berangkat haji tanpa antre. Ia menegaskan bahwa tidak ada jalur resmi yang memungkinkan hal tersebut, sehingga tawaran semacam itu patut diwaspadai sebagai modus penipuan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih layanan haji dan memastikan seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan resmi yang berlaku.

Editor : Ilmidza
#Haji 2026