KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Perombakan besar terjadi di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Menteri PU, Dody Hanggodo, resmi mencopot tujuh pejabat eselon I dan melantik penggantinya pada Jumat (1/5), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh.
Pelantikan berlangsung di kantor pusat kementerian di Jakarta sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi. Selain mengisi jabatan baru, kebijakan ini sekaligus menggantikan pejabat sebelumnya, termasuk posisi Sekretaris Jenderal yang sebelumnya dijabat Wida Nurfaida sejak pertengahan 2025.
Baca Juga: Daftar Lengkap Janji Prabowo di Hari Buruh 2026: Rumah, Ojol, BPJS hingga Kredit Murah
Dody menegaskan, langkah ini bukan sekadar rotasi jabatan. Menurutnya, penataan struktur organisasi menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta memastikan program prioritas berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berintegritas. Pesan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya birokrasi yang solid dan bersih sebagai fondasi kenegaraan.
“Kementerian PU harus mampu menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari proses, tetapi juga dampaknya,” ujar Dody dalam keterangannya.
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya peningkatan tata kelola serta penguatan integritas ASN secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Adapun tujuh pejabat yang dilantik mencakup posisi strategis, mulai dari Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, hingga Staf Ahli Menteri. Susunan baru ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan infrastruktur nasional.
Baca Juga: Usai Tragedi Stasiun Bekasi Timur, Kecelakaan KA Argo Bromo di Grobogan Tewaskan 4 Orang
Berikut daftar pejabat yang dilantik:
1. Apri Artoto sebagai Sekretaris Jenderal
2. Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw sebagai Dirjen Sumber Daya Air
3. Bisma Staniarto sebagai Kepala BPSDM
4. Adenan Rasyid sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah
5. Rachman Arief Dienaputra sebagai Staf Ahli Bidang Sosial Budaya
6. Indro Pantja Pramodo sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Investasi
7. Pantja Dharma Oetojo sebagai Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan
Editor : Uways Alqadrie