KALTIMPOST.ID, PANGANDARAN – Langkah politik Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono yang memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo menjadi perbincangan hangat publik.
Menanggapi kabar tersebut, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami memilih bersikap tenang. Menurutnya, keputusan seseorang untuk berlabuh ke partai politik tertentu merupakan hak pribadi yang harus dihormati.
Citra menegaskan, setiap warga negara memiliki kebebasan menentukan pilihan politik, termasuk wakilnya di pemerintahan Kabupaten Pangandaran.
“Siapa pun berhak menentukan sikap politik dan bergabung dengan partai apa saja. Itu hak masing-masing,” ujar Citra saat ditemui usai kegiatan penyembelihan hewan kurban di Karangbenda, Kamis (28/5).
Meski isu perpindahan politik Ino Darsono ramai dibahas, Citra memastikan dinamika tersebut tidak mengganggu hubungan kerja di lingkungan pemerintahan daerah.
Ia menyebut komunikasi dengan Ino tetap berjalan normal dan koordinasi pekerjaan berlangsung sebagaimana biasa.
“Hubungan kami baik, sering bertemu juga saat menjalankan tugas pemerintahan,” katanya.
Sebelumnya, Ino Darsono mengaku mantap menjadi bagian dari PSI setelah melakukan pertemuan dengan Joko Widodo di Solo pada Selasa (26/5). Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu disebut menjadi momentum yang menguatkan langkah politiknya.
Baca Juga: 20 Gado-Gado Favorit di Samarinda, Ada Sejoli, Bu Sri, Jempol hingga Gado-Gado Starko
Nama Ino sendiri bukan sosok baru di dunia politik Pangandaran. Sebelum Pilkada 2024, dia diketahui pernah menjadi kader PAN pada periode 2011 hingga 2018.
Namun saat maju berpasangan dengan Citra Pitriyami dalam kontestasi Pilkada Pangandaran, Ino tidak lagi tercatat sebagai kader partai politik mana pun.
Editor : Uways Alqadrie