KALTIMPOST.ID,KATINGAN—Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri bergerak cepat mengusut tuntas insiden tragis yang menewaskan tiga personel kepolisian dalam operasi penangkapan bandar narkoba. Tim Itwasum turun langsung ke Polres Katingan pada Selasa (7/7/2026) malam untuk menggelar Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) guna mendalami pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) operasi tersebut.
Ketua Tim Audit Itwasum Polri, Brigjen Pol. AI Afriandi, mengungkapkan bahwa proses audit kini berfokus pada pendalaman materi seluruh tahapan operasional yang dilakukan Satresnarkoba Polres Katingan.
Baca Juga: IUP Berguguran Imbas Regulasi IKN, Ribuan Buruh Bongkar Muat di Kukar Kini Terancam PHK Massal!
"Seluruh tahapan itu kini menjadi bagian dari materi audit untuk memastikan apakah seluruh prosedur telah dijalankan sesuai SOP, sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperbaiki," ujar Brigjen Pol. AI Afriandi pada Rabu (8/8/2026).
Berdasarkan hasil pendalaman awal, Satresnarkoba Polres Katingan sebenarnya telah melakukan penyelidikan terencana, mulai dari pemetaan lokasi, pemahaman karakteristik wilayah, hingga pembagian tugas terstruktur sebelum penggerebekan dilakukan. Namun, Itwasum tetap memeriksa secara rinci mengapa operasi tersebut berakhir fatal. Selain taktis operasi, aspek administrasi dan tata kelola organisasi juga turut diperiksa.
Brigjen Pol. AI Afriandi menegaskan bahwa audit khusus ini menjadi bahan evaluasi krusial bagi internal Korps Bhayangkara. "Kami berharap hasil audit dapat menjadi masukan yang konstruktif sehingga pelayanan Polri semakin profesional, transparan, dan akuntabel, serta operasi ke depan semakin aman dan efektif," imbuhnya.
Dalam pelaksanaan ADTT ini, Brigjen Pol. AI Afriandi didampingi oleh sejumlah pejabat teras Itwasum Polri, di antaranya:
-
Kombes Pol. Kaswandi Irwan
-
Kombes Pol. Agung Reza Pratidina
-
Kombes Pol. Agoeng Adi Koerniawan beserta rombongan auditor.
Menanggapi kedatangan tim bentukan Mabes Polri tersebut, Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono menyatakan komitmen penuhnya untuk bersikap terbuka. Pihaknya siap menyodorkan seluruh data dan informasi yang diperlukan oleh tim auditor.
"Kami siap bersikap kooperatif dan terbuka selama proses audit berlangsung agar hasil evaluasi ini menjadi bahan perbaikan dalam meningkatkan kualitas kinerja," tegas AKBP Dodik Hartono.
Baca Juga: Kata-Kata Mohamed Salah untuk Pemain Mesir Usai Disingkirkan Argentina di Piala Dunia
Melalui audit investigatif ini, Polri berkomitmen melakukan pembenahan internal total demi meningkatkan keselamatan personel di lapangan sekaligus menjaga kepercayaan publik dalam penegakan hukum.(*)
Editor : Thomas Priyandoko