YouTube Naikkan Syarat Monetisasi 2027, Kreator Baru Wajib Kejar 8.000 Jam Tayang

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:24 WIB
Foto istimewa
Foto istimewa

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Kabar kurang menggembirakan datang bagi kreator YouTube yang sedang mengejar penghasilan dari platform video tersebut. YouTube akan memperketat syarat masuk YouTube Partner Program (YPP) mulai 1 Februari 2027.

Perubahan paling besar terdapat pada jumlah waktu tonton yang harus dikumpulkan kreator. Jika sebelumnya calon peserta YPP membutuhkan 4.000 jam tayang publik yang memenuhi syarat dalam 12 bulan terakhir, angka tersebut akan naik menjadi 8.000 jam.

Artinya, kreator baru harus bekerja lebih keras untuk memenuhi ambang monetisasi melalui video berdurasi panjang.

Baca Juga: IKN Menuju Forest City, 5 Juta Pohon Ditanam dan Kawasan Hijau Ditargetkan Capai 65 Persen

Tidak hanya video panjang, aturan untuk YouTube Shorts juga mengalami kenaikan. Kreator yang memilih jalur Shorts harus mengumpulkan sedikitnya 20 juta penayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari.

Sementara itu, persyaratan jumlah pelanggan tidak berubah. Kreator tetap harus memiliki sedikitnya 1.000 subscriber untuk mengajukan monetisasi melalui jalur pendapatan iklan dan YouTube Premium.

Berlaku untuk Kreator Baru

YouTube menegaskan perubahan tersebut tidak mengharuskan kreator yang sudah menjadi anggota YPP untuk kembali memenuhi ambang masuk yang baru.

Kebijakan baru terutama menyasar kreator yang mengajukan diri masuk YPP setelah aturan mulai berlaku.

Perubahan ini dilakukan ketika jumlah konsumsi video di YouTube terus meningkat. Shorts, misalnya, telah mencatat lebih dari 200 miliar penayangan setiap hari, menunjukkan besarnya persaingan untuk mendapatkan perhatian pengguna.

Selain menaikkan ambang masuk, YouTube juga memperkenalkan ketentuan aktivitas bagi anggota YPP. Kreator perlu tetap aktif menghasilkan konten atau memenuhi sejumlah indikator performa agar status program tetap terjaga.

Baca Juga: Potensi Tsunami Berakhir! Update Peringatan Dini Akibat Gempa NTT M7.7 Hari Ini Resmi Selesai

Bagi kreator yang tengah membangun kanal, perubahan ini membuat strategi mengejar monetisasi perlu disiapkan lebih awal. Konsistensi mengunggah video, meningkatkan durasi tontonan, serta membangun basis subscriber menjadi semakin penting.

Dengan aturan baru tersebut, YouTube tampaknya ingin memastikan kanal yang masuk ke ekosistem monetisasi memiliki tingkat aktivitas dan keterlibatan penonton yang lebih tinggi.

Editor : Uways Alqadrie
mitra YouTube youtuber baru youtuber youtube