Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Antisipasi Pembatasan Usia Atlet, Pelti Kaltim Fokus Hal Ini

Doni Aditya Haryono • Jumat, 27 Juni 2025 | 21:11 WIB
Pengprov Pelti Kaltim akan menggencarkan pembinaan atlet muda untuk menggantikan petenis senior.
Pengprov Pelti Kaltim akan menggencarkan pembinaan atlet muda untuk menggantikan petenis senior.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Tenis lapangan Kaltim harus menerima kenyataan mengalami kemunduran prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Untuk itu, sejumlah program disiapkan demi memperbaiki prestasi tersebut.

Melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Persatuan Lawn Tennis Indonesia (Pelti) Kaltim yang dilaksanakan di Ruang Rapat KONI Kaltim, Samarinda, Jumat (27/6), ada beberapa rumusan yang dihasilkan.

Satu di antaranya adalah menyiapkan regenerasi atlet. Sebab, saat ini atlet langganan PON usianya sudah lewat 30 tahun. Itu artinya atlet tersebut tidak bisa lagi tampil di multievent empat tahunan tersebut.

"Atlet kita yang tampil di PON Aceh-Sumut hanya sisa satu orang yang usianya baru 26 tahun. Sisanya sudah tidak bisa tampil lagi karena lewat 30 tahun," ujar Zairin Zein, ketua Pengprov Pelti Kaltim.

Zairin mengatakan, saat ini dirinya fokus pada regenerasi atlet. Setidaknya, Pelti Kaltim sudah memiliki lapis kedua yang memang dipersiapkan untuk menggantikan peran atlet senior yang tak lagi bisa tampil karena batasan usia.

“Kita akan fokus ke atlet junior, kita sudah punya daftar namanya. Kita akan bina dengan baik agar mereka nanti bisa menggantikan yang senior. Dengan pola pembinaan yang tepat saya rasa kita optimistis bisa memperbaiki prestasi di PON berikutnya. Minimal bisa kembali ke semifinal," tukasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#pelti #Tenis Lapangan #KONI kaltim