KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Samarinda berhasil tampil memukau pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Basket Antarklub se-Kaltim 2025. Pasalnya, klub-klub asal Kota Tepian sukses memborong kemenangan di tiga kelompok umur (KU) yang dipertandingkan.
Pada partai final KU-19 yang berlangsung pada Selasa (8/7) di Aula KNPI Balikpapan, sektor putri dimenangkan oleh Bluefin Samarinda yang mengalahkan tuan rumah OSNBC dengan skor 54-39. Akan tetapi, gelar juara gagal diraih pada sektor putra, setelah takluk atas Sonic Samarinda dengan skor 46-76. Hasil ini membuat Bluefin gagal menyandingkan gelar putra-putri seperti kejurda tahun lalu.
Sementara itu di KU-15, klub asal Balikpapan, Bluesky meraih juara di kategori putra, sedangkan kategori putri dimenangkan oleh klub asal Samarinda, Puma.
Begitu pula di KU-13, Sonic kembali meraih kemenangan keduanya di sektor putra. Sementara sektor putri, dimenangkan oleh tim tuan rumah Balikpapan, klub KS Angel.
Meski gagal menyandingkan gelar, pelatih Bluefin Juan Alexius mengaku bangga dan mengapresiasi penampilan para atletnya. Ia juga berterima kasih kepada pihak manajemen dan orangtua atlet, yang sudah mendukung hingga akhir.
“Sejauh ini, target kami sudah terpenuhi bisa lolos ke final untuk tim putra dan putri. Tapi tentu semua punya target yang sama yakni ingin meraih gelar juara. Bersyukurnya satu gelar yaitu di putri bisa diraih,” katanya.
Dia juga turut senang dengan antusiasme yang diberikan oleh seluruh daerah yang ambil bagian. Terlebih, ajang ini tidak hanya jadi wadah meraih prestasi, melainkan sebagai upaya klub agar pembinaan terus berjalan dengan baik.
Setelah ini, pihaknya akan kembali berfokus pada Kaltim Basketball League khusus KU-16, salah satu program milik Pengprov Perbasi Kaltim. “Target kami tetap sama, yaitu ingin menyandingkan gelar. Dan semoga bisa tercapai,” sebutnya.
Di sisi lain, Ketua Pengurus Kota Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengkot Perbasi) Balikpapan Prihandoko Triswiyanto menyebut, kejurda diikuti sebanyak 45 klub di tiga kelompok umur yang dipertandingkan. Tidak hanya klub asal Balikpapan, beberapa daerah turut ambil bagian seperti Samarinda, Penajam Paser Utara (PPU), Bontang dan Kutai Timur (Kutim).
Dia menambahkan, kejurda ini bisa dibilang menjadi miniatur Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang tahun ini bakal berlangsung di PPU. “Ajang ini penting sebagai gambaran awal kekuatan daerah. Bisa jadi ajang seleksi alami dan tolak ukur pembinaan atlet usia muda,” tutupnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi