BALIKPAPAN – Futsal Kaltim punya tugas yang cukup banyak di periode ini. Terlebih, keberhasilan mereka di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024, jadi acuan untuk melakukan persiapan lebih matang.
Karena itu, Sekjen Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kaltim Sayid Fuad Assegaf mengatakan, salag satu program kerja AFP Kaltim yaitu membentuk kepengurusan baru di sepuluh kabupaten/kota. Yang memang masa kepengurusannya sudah habis dan harus berganti.
“Kongres Luar Biasa di Balikpapan ini jadi agenda kedua setelah Afkot Samarinda. Setelah SK habis, kami turunkan karteker untuk menyiapkan agenda ini. Tapi karena kami dengar klub yang terdaftar sudah mengusung satu nama, jadi otomatis yang terpilih langsung kami lantik,” jelasnya.
Dia melanjutkan, AFP Kaltim punya program yang memang sudah disepakati di kongres terkait kompetisi kelompok umur. Ini sebagai persiapan untuk Porprov Kaltim VIII di Paser tahun depan. Di mana dalam Porprov kali ini, dibatasi bagi atlet untuk kelahiran tahun 2007.
“Pesan kami untuk seluruh Afkot, termasuk Balikpapan, bahwa setelah kongres dan pelantikan untuk segera menyusun program kerja untuk pembinaan khusus usia dini,” tambahnya.
Sayid menambahkan, Porprov kali ini juga bakal jadi talent scouting pengurus provinsi. Di mana, mereka ingin mengumpulkan kekuatan terbaik untuk diturunkan pada PON 2028 Nusa Tenggara.
Sebab, sambugnya, belajar dari pengalaman PON lalu, Pengurus Besar (PB) PON Aceh-Sumut langsung memotong di jalur umur. Beruntung Kaltim sudah mempersiapkan itu di tahun sebelumnya, dan bisa meraih hasil maksimal.
“Jadi tentu target kami bisa menjaga hasil di PON lalu, mudah-mudahan bisa mempertahankan emas yang didapat di PON 2028 nanti,” tutup dia.
Editor : Muhammad Ridhuan