KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Rangkaian kejuaraan bela diri bertajuk Piala Gubernur Kaltim 2025 di Gedung Serbaguna kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda, memasuki fase akhir. Setelah menyelenggarakan pertandingan pencak silat dan gulat, Selasa (26/8), giliran cabor tinju yang digulirkan.
Tercatat ada 114 atlet yang ambil bagian dalam turnamen tersebut. Mereka berasal dari sepuluh daerah di Kaltim, plus, sembilan atlet dari Banjarbaru Kalimantan Selatan. Sementara pada hari pertama, ada belasan duel yang disajikan.
Technical Delegate cabor tinju Ardian Hamzah mengatakan, berdasarkan technical handbook, atlet yang ambil bagian berusia maksimal 17 tahun. "Karena fokusnya adalah pembinaan atlet junior, bukan untuk senior," ucapnya.
Dia mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan ini. Sebab, para atlet sudah menantikan begitu lama, wadah unjuk hasil latihan seperti turnamen ini. "Terima kasih kepada Dispora telah menyelenggarakan kejuaraan yang luar biasa ini," ucap pria yang juga sekretaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kaltim ini.
Sebelum rangkaian duel dimulai, Kabid Pembinaan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim membuka kegiatan tersebut dengan sambutan singkat. Ia berharap ajang tersebut bisa menjadi bagian dari memasyarakatkan cabor tinju. "Semoga semakin populer, diajak keluarganya untuk nonton ke sini, karena ini adalah salah satu cabor yang punya banyak penggemar," urai dia.
Dia pun berpesan kepada para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas. "Saling jaga integritas, petinju, pelatih, hingga ofisial," tuntas dia.
Editor : Rendy Fauzan