Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Askab PSSI Kukar Pertimbangkan Pemberian Sanksi untuk Wasit "Nakal"

Doni Aditya Haryono • Sabtu, 27 September 2025 | 11:58 WIB
WAJIB TEGAS: Askab PSSI Kukar diminta tegas dalam memberikan hukuman kepada wasit yang bermasalah saat memimpin pertandingan.
WAJIB TEGAS: Askab PSSI Kukar diminta tegas dalam memberikan hukuman kepada wasit yang bermasalah saat memimpin pertandingan.


KALTIMPOST.ID, WASIT merupakan pemegang kendali pertandingan. Jika wasit dalam sebuah pertandingan bisa menjalankan tugas dengan baik, kualitas pertandingan juga akan baik. Begitu pula sebaliknya.

Menyadari bahwa wasit dituntut memimpin secara adil, Exco PSSI yang membawahi perwasitan, Joni Al Bakrie mengatakan, sejauh ini pihaknya terus berbenah. Dirinya mengaku terbuka kepada klub siapa saja yang ingin melayangkan surat protes jika ada wasit yang dinilai melakukan kesalahan dalam bertugas. "Kami sifatnya terbuka, jika ada wasit bermasalah silakan lapor, kami pasti tegur," terang Joni.

Sejauh ini wasit yang dinilai "nakal" memang hanya diberikan teguran ringan hingga keras. Belum ada penerapan sanksi semisal larangan memimpin pertandingan dalam kurun waktu tertentu. Namun, Joni tak menutup kemungkinan akan memberlakukan sanksi tersebut di kemudian hari.

"Ada beberapa masukan agar ada sanksi yang jelas untuk wasit yang terbukti melakukan pelanggaran atau membuat keputusan kontroversi saat memimpin pertandingan resmi di bawah naungan PSSI Kukar. Jadi itu masukan positif dan bisa diterapkan," imbuhnya.

Salah satu keluhan datang dari pelatih Loa Janan, Sefliansyah, atas kepimpinan Wahyudin atau Ayas yang memimpin pertandingan perebutan tempat ketiga Bupati Cup, Jumat (26/9). Pada saat itu ada beberapa keputusan yang dinilai sangat merugikan timnya.

"Kami jarang protes wasit. Kalau hanya kesalahan kecil kami anggap mereka khilaf. Tapi ini kan pertandingan menentukan, ada momen pelanggaran tapi tidak dianggap pelanggaran, itu situasi yang bisa memancing amarah pemain dan berakibat pada tindakan kasar di lapangan," ucap Sefli.

Askab PSSI Kukar memang sudah seharusnya menyediakan sanksi jelas untuk wasit yang bermasalah. "Kalau pemain atau official memukul wasit pasti itu disanksi tidak boleh berkegiatan di sepak bola Kukar. Tapi wasit bermasalah hanya diberikan teguran. Itu kan tidak adil, sanksinya harus sama," pungkas Sefli. (*)

Editor : Dwi Restu A
#kukar #askab PSSI #wasit