KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Perlahan tapi pasti, gairah olahraga panjat tebing di Kabupaten Paser kembali hidup.
Setelah hampir delapan tahun vakum, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Paser kini bangkit dan mulai bersiap menjadi tuan rumah cabang olahraga panjat tebing pada Porprov Kaltim VIII/2026.
Baca Juga: SK Terbit, ESI Kutim Siap Gelar Turnamen Akbar dan Pelantikan
Kebangkitan ini ditandai dengan pembangunan venue panjat tebing baru. Sekretaris Umum FPTI Paser, Indah Saraswati, menyebut pematangan lahan tengah berjalan dan akan berlanjut hingga empat bulan ke depan.
“Kami sudah memulai lagi pengembangan sarana panjat tebing. Wall sedang dibangun, pembinaan atlet juga terus berjalan,” ujarnya.
Ia tak menampik masih banyak kekurangan, terutama dari sisi fasilitas dan jumlah atlet. Seluruh atlet yang kini dibina merupakan wajah baru hasil seleksi klub. Karena itu, dukungan dari pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting.
“Kami berupaya mencetak generasi baru panjat tebing. Dukungan penuh dari semua pihak sangat dibutuhkan,” kata Indah.
Koordinasi dengan KONI, Dispora, dan FPTI Kaltim terus digencarkan agar venue dan pembinaan berjalan seimbang.
Baca Juga: Lefundes Optimistis Skuad Borneo FC Segar dan Siap Hadapi Persik Kediri
“Dispora sudah janji bantu pembangunan wall. Jadi, kami optimistis siap jadi tuan rumah. Kalau ada kendala teknis, kami siapkan rencana cadangan,” tegasnya.
Meski baru aktif kembali, FPTI Paser menunjukkan hasil menggembirakan. Dalam BK Porprov di Sangatta, beberapa atletnya berhasil menembus babak final.
“Awalnya kami ragu, tapi hasil itu jadi bukti semangat baru FPTI Paser untuk bangkit,” tutup Indah. (*)
Editor : Ery Supriyadi