KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - Fenomena perpindahan pemain dari tim satu ke tim lainnya menjadi hal yang cukup meresahkan sebagian besar Sekolah Sepak Bola (SSB) maupun akademi di Tanah Air. Tak terkecuali di Kutai Kartanegara (Kukar).
Tak jarang pemain pindah klub tanpa mengurus surat keluar. SSB asal tak bisa menuntut tim baru si pemain, karena tidak ada aturan yang jelas. Menilik fenomena ini, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar mencoba untuk memberikan solusi.
Salah satunya dengan menggelar sosialisasi akun SIAP. Ya, saat ini salah satu program dari PSSI adalah setiap SSB maupun klub sepak bola harus mendaftarkan pemainnya di akun SIAP. Nantinya pemain yang sudah terdaftar di akun tersebut akan langsung terhubung ke PSSI. Sehingga pemain tersebut tidak bisa pindah tim sesuka hati tanpa surat keluar.
"Kami mencoba menyikapi keresahan pengurus klub dan SSB yang kadang pemainnya diambil tim lain. Lewat akun SIAP ini nantinya klub dan SSB wajib tertib administrasi. Pemain yang masuk dan keluar harus melalui prosedur yang sesuai dengan aturan," terang sekretaris Askab PSSI Kukar Mahmudinnur.
Sosialisasi dihadiri oleh pengurus klub dan SSB yang ada di Kukar. Diharapkan setelah sosialisasi ini setiap SSB dan Klub sudah bisa melakukan registrasi di akun SIAP. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo