BALIKPAPAN – Fasilitas latihan dan alat tanding, kerap kali jadi unsur penting bagi cabang olahraga (cabor). Hal ini turut dirasakan pula oleh Pengkot Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Balikpapan.
Ketua Pengkot Perkemi Balikpapan Abdul Haris berkata, kempo Balikpapan ini masih tengah berproses untuk terus berkembang. Sehingga, dukungan-dukungan dari instansi pemerintahan dalam pengembangan cabang olahraga, khususnya kempo tentu diharap bisa terus diberikan. Termasuk dengan menggelar kejuaraan atau turnamen di bagi atlet muda.
“Karena kalau atlet hanya mengandalkan latihan di rumah masing-masing, biasanya mandek di sisi pembinaan. Jadi dengan ada event atau kejuaraan, ini sangat membantu kami,” katanya.
Soal fasilitas, dia menjelaskan bahwa saat ini mereka hanya mengandalkan peralatan yang disewa. Meski memang, ada bantuan dari pengurus provinsi maupun Disporapar Balikpapan.
Untuk latihan sehari-hari, sambungnya pihak cabor memiliki peralatan yang cukup terbatas. Bahkan sebagian besar, ialah peninggalan dari pengurus-pengurus sebelumnya.
“Artinya memang untuk venue dan peralatan tanding sendiri memang angat butuh perhatian. Karena ini rata-rata masih sewa,” imbuh dia.
Lebih lanjut, Haris berkata mereka juga kini tengah fokus untuk mempersiapkan para atlet. Terlebih, jelas pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Porprov di Samarinda, dan Porprov Kaltim VIII/2026 di Paser.
Menurutnya, dari beberapa kejuaraan bisa diliat bahwa Balikpapan punya potensi. Jika intensitas latihan dan kejuaraan-kejuaraan terus digencarkan.
“Mungkin bisa meraih umum. Tapi memang kekuatan terbesar itu masih dipegang Kutai Kartanegara dan Samarinda,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan