KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pegolf muda Adhigana Witjaksono atau yang akrab disapa Dhiga kembali mengharumkan nama Kota Minyak.
Bocah berusia 12 tahun ini telah menunjukkan bakat luar biasanya di lapangan golf, dan kini menjadi salah satu pegolf junior paling menjanjikan berkat kemenangan terakhirnya di Kelas C Boys pada Piala Wali Kota Surabaya Cup 2025-JOTOSEN, 5-7 November 2025.
Tahun lalu, di tempat yang sama, ia mengukir prestasi sebagai runner up di kelas yang sama.
Dhiga juga menjadi runner up gross boys (C Class) di Wali Kota Surabaya Cup pada April 2025.
Total, Dhiga yang kini tercatat sebagai siswa Kelas 6 Al Buruj SD Islamic Global School Balikpapan ini telah naik podium turnamen golf sebanyak 9 kali sejak 2021-2025. Membuktikan bahwa ia memiliki potensi besar untuk menjadi golfer profesional di masa depan.
Dengan bimbingan coach Ahmad Sesah, Dhiga telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam waktu singkat.
"Target saya dalam waktu dekat ikut turnamen golf Junior Nasional Indonesia. Saya ingin ikut turnamen kelas internasional, dan berharap bisa menjadi pegolf profesional," kata Dhiga penuh semangat.
Orang tua Dhiga berharap prestasi yang kini dicetak bisa membuat anak mereka makin termotivasi menggeluti dunia golf.
“Saya berharap ia menjadi pegolf humble dan soleh, dengan skill yang mumpuni. Tentu saya juga berharap PGI Balikpapan dapat memberikan support kepada pegolf junior yang berbakat, terutama dalam hal sarana dan prasarana” kata Arif Witjaksono, sang ayah.
Mengomentari raihan prestasi Dhiga, Ketum PGI Balikpapan Yanny Kojongian berharap Dhiga terus di jalur pengembangan dan intens berlatih. PGI Balikpapan siap mendukung dalam hal support pelatihan dan fasilitas driving, seperti para atlet dan junior lainnya.
Dalam hal pengembangan atlet junior, secara umum ia menyatakan, PGI Balikpapan memberikan porsi cukup besar buat junior ke depan. Apalagi dalam rencana Porprov mendatang, ada porsi junior yang akan dipertandingkan.
“Hal ini merupakan dorongan dari PGI Balikpapan. Karena kita berharap bibit-bibit baru akan punya wadah yang kompetitif di regional, sehingga jiwa kompetisi terus terbina sejak dini,” sebutnya. (*)
Editor : Ismet Rifani