KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Kontingen Balikpapan kian mantap berada di jalur juara umum Popda XVII/2025 Kalimantan Timur. Bukan hanya karena tambahan medali, tetapi karena pola distribusi prestasi yang mulai merata di beberapa cabang olahraga. Dari pusat laga menembak di Gedung Graha 2 hingga arena panahan dan senam, Balikpapan tampil stabil dan produktif.
Cabor menembak kembali menjadi motor penggerak utama. Tiga emas tambahan yang diraih pada Minggu (22/11/2025) membuat perolehan emas cabor ini menembus delapan keping, angka yang menempatkan menembak sebagai penyumbang terbanyak bagi Kota Minyak sejauh ini. Dominasi itu terlihat dari kuatnya komposisi atlet, baik nomor individu maupun beregu.
Di nomor 10 meter Air Pistol, Balikpapan menyapu bersih medali emas. Faiza Kiya Zafirah tampil konsisten dalam akurasi bidikan, memastikan emas untuk kategori individu. Perannya semakin lengkap saat ia menjadi bagian dari skuad Women Team bersama Sirennina Atmojo yang juga mempersembahkan emas.
Tidak kalah mencolok, duet Dendi Kazio dan Nael Adla menambah kepingan emas dari nomor Men Team setelah tampil stabil sejak babak kualifikasi hingga final.
Pelatih Menembak Balikpapan, Muhammad Aidil, menyebut progres para atlet tahun ini sangat menggembirakan. Meski demikian, ia tidak menampik ada tekanan kuat di nomor putra. “Persaingan dari Samarinda cukup ketat, terutama di individu putra. Tetapi anak-anak bisa menjaga fokus. Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan,” ujarnya.
Aidil menyebut Balikpapan masih punya peluang menambah emas pada nomor terakhir, Mixed Team 10 Meter Air Pistol, yang dijadwalkan berlangsung besok. “Kami optimistis bisa menutup pertandingan dengan tambahan emas,” tambahnya.
Kekuatan Balikpapan tidak berhenti di menembak. Dari arena panahan, satu emas kembali dibawa pulang lewat nomor Compound Eliminasi Individu atas nama Syidiq Raihan. Dua perunggu dari beregu compound turut mempertegas kontribusi cabor ini dalam menjaga tren positif perolehan medali.
Di Samarinda, cabang olahraga senam pun tak mau ketinggalan. Satu emas dari nomor artistik beregu putri menambah panjang daftar kontribusi medali dari cabor-cabor teknik tinggi. Kemenangan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan senam Balikpapan mulai kembali menemukan stabilitas setelah beberapa tahun stagnan. (fuu)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo