KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Nasib tim sepak bola Balikpapan di Pekan Olahraga Pelajar (Popda) XVII/2025 ditentukan bukan oleh kaki mereka sendiri, melainkan oleh hasil di lapangan lain.
Meski menutup laga terakhir dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas tuan rumah Penajam Paser Utara (PPU) di Stadion Panglima Sentik, Senin (24/11), Balikpapan tetap harus angkat koper dari fase grup.
Harapan Balikpapan ambruk setelah di partai bersamaan, Samarinda menang tipis 2-1 atas Paser. Hasil itu membuat Samarinda mengoleksi lima poin, satu poin lebih banyak dari Balikpapan dan merebut posisi runner-up Grup B.
Di klasemen akhir, Paser keluar sebagai juara grup dengan enam poin, disusul Samarinda. Balikpapan tertahan di posisi tiga dengan empat poin dari tiga pertandingan.
Pelatih Balikpapan, Joko Rohani, tak menutupi kekecewaan. Namun ia tetap memuji progres tim yang dianggap tampil lebih rapi dari laga ke laga. “Pupus sudah harapan untuk lolos ke semifinal. Tapi saya cukup puas dengan perkembangan permainan anak-anak,” ujarnya. “Keberuntungan memang belum berpihak kepada kami.”
Joko juga menyampaikan terima kasih kepada para pemain yang dinilai telah bekerja keras sepanjang turnamen. “Terima kasih atas perjuangan semua pemain. Kami mohon maaf kepada masyarakat Balikpapan atas hasil ini,” tutupnya. (fuu)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo