KALTIMPOST.ID-Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras optimistis pada potensi cabang olahraga (cabor) biliar.
Hal itu disampaikannya pada pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Junior U-24 se-Kaltim.
Pada ajang yang terselenggara di Rand Pool and Lounge, Balikpapan tersebut, Rusdi menyampaikan apresiasinya.
Pasalnya, Pengprov POBSI Kaltim mampu melaksanakan event dengan peserta yang terdiri dari para atlet muda, meski memang menemui beberapa hambatan.
“Kami memahami apa yang terjadi, biliar ini memang tidak bisa dipaksa kategori di usia 18 tahun ke bawah. Tapi saya bangga karna bisa menggelar U-24 ini,” katanya.
Di sisi lain, ia mengatakan bahwa biliar Kaltim punya potensi tinggi. Hal itu terbukti dengan raihan yang didapat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut, di mana biliar menyumbangkan medali perunggu untuk Benua Etam.
“Dari 47 cabor meraih medali, biliar turut menyumbangkan perunggu. Ini suatu yang patut diapresiasi,” tambahnya.
Di sisi lain, dia menekankan bahwa KONI Kaltim menggencarkan regenerasi di seluruh Pengprov. Salah satunya, dengan kewajiban menggelar kejuaraan untuk kategori junior.
Hal itu, katanya, tak lepas dari kondisi Kaltim yang darurat atlet. Sehingga, diperlukan pembinaan secara besar-besaran untuk menatap PON XXII/2028 Nusa Tenggara.
Untuk itu pula, ia berharap cabor biliar dapat menyumbangkan satu medali emas pada multi ajang yang terlaksana di NTT dan NTB tersebut.
“Jika biliar dipertandingkan, saya ingin Kaltim bisa membawa pulang satu emas,” harapnya.
Menanggapi itu, Ketua Pengprov POBSI Kaltim Raymond Nirwan mengaku cukup optimistis. Terlebih, melihat perkembangan biliar Kaltim yang juga melahirkan banyak potensi baru.
Pencapaian Kaltim pada PON 2024 Aceh–Sumut yang berhasil meraih satu perunggu, menurutnya dapat menjadi modal penting untuk menatap PON berikutnya. “Tentu akan upayakan bisa meraih target itu,” pungkasnya. (rd)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Romdani.