KALTIMPOST.ID, TANA PASER—Sirkuit permanen milik Pemerintah Kabupaten Paser kembali menjadi sorotan jelang gelaran balap motor yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Desember 2025.
Antusiasme masyarakat pada event otomotif di daerah ini terus meningkat sejak sirkuit tersebut pertama kali dipakai beberapa bulan lalu.
Dinamika itu pun memunculkan pembahasan baru mengenai siapa yang idealnya mengelola sirkuit tersebut agar potensinya dapat dimaksimalkan.
Baca Juga: Terpangkas Rp 6 Triliun, APBD Kaltim 2026 Terkunci di Rp 15,15 Triliun
Pengurus Cabang ImI Paser akan kembali menggelar event Paser Cup Race (PCR) 2025 sebagai lanjutan kesuksesan BK Porprov dan Kejurnas pada Oktober lalu.
Namun, di balik persiapan event tersebut, IMI Paser menyampaikan harapan besar: mereka ingin diberikan kewenangan penuh untuk mengelola Sirkuit Permanen Tana Paser.
Sekretaris IMI Paser Zulkifli Kaharuddin mengatakan pengelolaan saat ini masih berada di bawah Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser.
Menurutnya, IMI adalah pihak yang paling memahami kebutuhan teknis maupun penyelenggaraan kegiatan di sirkuit.
“Ini bidang kami. Mudah-mudahan bisa diberi wewenang penuh untuk mengelola. Insyaallah dari situ bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah juga untuk pemerintah,” ujar Zulkifli, Minggu (30/11/2025).
Ia menjelaskan beberapa potensi pemasukan yang bisa dimaksimalkan jika IMI diberi mandat penuh. Salah satunya skema sewa lintasan, baik untuk latihan harian pembalap maupun penyewaan penuh untuk penyelenggaraan event.
Selain itu, diversifikasi kegiatan juga memungkinkan. Sirkuit tak hanya dapat dipakai untuk balap motor, tetapi juga lomba balap sepeda seperti time trial, yang dinilai bisa memperluas sumber pemasukan daerah.
Skema tiket masuk dan retribusi parkir juga menjadi opsi yang dianggap efektif. IMI merencanakan sistem ticketing resmi yang dilengkapi fasilitas pagar memadai, sehingga penonton tertata dan PAD dapat tercatat optimal.
Zulkifli menegaskan bahwa perawatan berkelanjutan adalah kunci agar sirkuit tidak bernasib sama dengan fasilitas lain yang kurang terurus di berbagai daerah. Menurutnya, event rutin akan memastikan sirkuit tetap terawat.
Baca Juga: 5.457 PPPK Paruh Waktu Kutai Barat Resmi Terima SK, Ini Pesan Penting Wakil Bupati
“Kalau event cukup rutin, Insyaallah perawatan bagus. Tapi kalau jarang event, ya butuh bantuan lagi dari pemerintah,” ucapnya.
Dengan jadwal kegiatan yang konsisten, IMI Paser optimistis sirkuit bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Terlebih, venue ini disiapkan menjadi arena balap untuk Porprov Kaltim VIII/2026. Zulkifli berharap dukungan pemerintah dapat segera terwujud demi memperkuat pembinaan atlet balap Paser ke depan. (*)
Editor : Ery Supriyadi