Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kejurprov dan BK Porprov Senam Jadi Barometer Baru Pembinaan Kaltim

Nasya Rahaya • Kamis, 4 Desember 2025 | 19:31 WIB

: Para atlet senam dari delapan kabupaten/kota se-Kaltim siap menampilkan penampilan maksimal dalam kejurprov junior dan BK Porprov 2025.
: Para atlet senam dari delapan kabupaten/kota se-Kaltim siap menampilkan penampilan maksimal dalam kejurprov junior dan BK Porprov 2025.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Dunia olahraga Kaltim kembali bergerak dinamis menjelang agenda besar daerah yang akan digelar dalam beberapa tahun ke depan. Ragam cabang olahraga mulai mematangkan pembinaan dan memetakan kekuatan atlet masing-masing.

Di tengah kebutuhan regenerasi atlet, cabang senam menjadi salah satu yang lebih awal menggelar kompetisi resmi sebagai ajang penyaringan talenta muda.

Persaingan itu tampak pada Kejurprov junior dan Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 cabor senam yang resmi dibuka di Samarinda, Kamis (4/12). Delapan daerah ambil bagian dalam kejurprov, sementara tujuh daerah berebut tiket menuju Porprov Kaltim VIII/2026 di Paser. Paser tidak ikut kualifikasi karena sudah lolos otomatis sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Kawal Tata Kelola Keuangan KONI 2025, Kejati Kaltim Lakukan Monev Rutin

Daerah peserta kejurprov meliputi Samarinda, Balikpapan, Paser, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Bontang, dan Penajam Paser Utara. Ajang ini sekaligus menjadi panggung awal untuk melihat potensi atlet yang kelak mengisi skuad Kaltim.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kejurprov junior adalah wadah mencari bibit unggul yang akan menjadi tulang punggung olahraga Kaltim di masa depan.

“Kita harus memastikan pembinaan berjalan baik agar lahir atlet berprestasi,” ujarnya.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menambahkan bahwa BK Porprov bukan sekadar ajang pemanasan. Menurutnya, babak ini menjadi indikator kuat dalam membaca peta kekuatan kontingen daerah sekaligus mengukur keberhasilan pembinaan masing-masing.

Cabang senam, katanya, menuntut kedisiplinan dan kerja keras tinggi. “Setiap gerakan adalah hasil ribuan jam latihan,” tegasnya.

Baca Juga: Debut Manis Triathlon Balikpapan di BK Porprov, Modal Penting menuju Porprov Paser

Ketua Harian Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Kaltim, Hendra, turut menyampaikan apresiasi kepada pemprov, Dispora Kaltim, dan KONI Kaltim atas dukungan terhadap pengembangan cabang senam. Ia berharap kompetisi ini dapat melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Digelarnya kejurprov dan BK Porprov ini menjadi langkah awal memperkuat kesiapan menghadapi Porprov VIII di Paser pada 2026. Harapannya, bibit atlet yang muncul dari ajang ini dapat mengisi skuad utama dan mempersembahkan prestasi bagi daerah. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#kejurprov junior #FGI kaltim #KONI kaltim #Porprov 2026 Paser #Senam Kaltim