KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Setelah hampir lima tahun mati suri, drum band Kaltim akhirnya kembali bergeliat. Kebangkitan itu ditandai dengan dimulainya Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 dan Kejurprov Junior Drum Band di Stadion Madya, kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Jumat (12/12).
Event ini langsung menghidupkan atmosfer kompetisi yang lama dinantikan komunitas marching band. Sebanyak 200 atlet dari tujuh kabupaten/kota ambil bagian dalam ajang yang berlangsung hingga 14 Desember.
Baca Juga: Wushu Diproyeksikan Jadi Motor Baru Emas Kaltim di PON 2028, Faisal Paparkan Target Besar
Mereka bersaing di enam nomor BK dan dua nomor Kejurprov Junior. Nomor street parade menjadi pembuka, mengelilingi kawasan Stadion Sempaja dan menyedot perhatian warga yang menyaksikan dari tepi jalan.
Sekretaris Umum PDBI Kaltim, Sunaryo, menyebut hari pembukaan sebagai “hari raya marching band Kaltim”. Ia mengapresiasi dukungan Dispora Kaltim dan KONI Kaltim yang memfasilitasi venue serta peralatan sehingga gelaran ini dapat bangkit kembali setelah vakum panjang. Ajang ini, menurutnya, menjadi momentum penting untuk memetakan kekuatan menuju Porprov 2026.
Baca Juga: Diva Renatta Akhiri Penantian Emas 22 Tahun dan Pecahkan Rekor SEA Games
Pertandingan dipimpin juri bersertifikat PDBI dari Tenggarong, Bontang, Balikpapan, dan Samarinda. Sunaryo menekankan objektivitas penilaian demi memastikan atlet terbaik yang berhak mewakili daerah pada Porprov mendatang.
Ia berharap rangkaian BK dan Kejurprov ini menjadi titik bangkitnya kalender kompetisi drum band Kaltim pada 2025–2026, sekaligus memacu generasi muda menatap Porprov 2026 dengan optimisme baru. (*)
Editor : Ery Supriyadi