BONTANG - Tim sepak bola Kota Bontang berhasil menjadi juara pada final babak kualifikasi Porprov VIII Kalimantan Timur. Usai menaklukkan Balikpapan dengan skor meyakinkan 4-2, Minggu (14/12/2025) di Borneo Training Cenre.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini menjadi panggung gemilang bagi Adam Iskandar, yang mencetak hattrick alikpapan sebenarnya tampil mengejutkan dengan gol cepat dari Moses A S Jevon pada menit ke-3.
Namun respons Bontang tak kalah cepat. Adam Iskandar langsung menyamakan kedudukan di menit ke-6, sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-10.
Dua gol cepat itu mengubah momentum pertandingan dan membuat Bontang lebih percaya diri mengendalikan permainan. Gol ketiga Bontang lahir di babak kedua melalui Radhico Farel pada menit ke-68, memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan. Balikpapan sempat memperkecil ketertinggalan lewat Alifbatza di menit ke-55.
Namun gol penutup Adam Iskandar di menit ke-93 memastikan kemenangan Bontang sekaligus mengunci status juara kualifikasi. Pelatih Bontang Bagus Prabowo mengatakan secara kualitas individu dan kondisi fisik, timnya berada di bawah Balikpapan.
Terlebih, jadwal padat membuat waktu pemulihan pemain sangat terbatas. “Semua tim pasti ingin juara. Kami sadar kualitas individu dan recovery pemain kami kalah, karena main di penyisihan terakhir Sabtu dan Minggu langsung final,” kata Bagus.
Namun, Bagus menuturkan kemenangan ini buah dari game plan yang dijalankan dengan disiplin. Bontang memilih bermain lebih pragmatis dengan skema mid block, bertahan di area tengah dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik cepat.
“Kami bertahan di tengah karena Balikpapan kuat dalam build up. Jadi kami andalkan counter attack dengan bola direct ke belakang lini pertahanan mereka. Tiga gol awal kami lahir dari situ,” ucapnya.
Meski menang, Bagus tak menutup mata terhadap kelemahan timnya. Ia mengakui sektor bertahan masih perlu banyak pembenahan. “Dalam bertahan kami masih lemah. Dengan banyaknya gelandang, Balikpapan beberapa kali bisa menembus lewat through pass,” tutur dia.
Usai memastikan tiket Porprov VIII Kaltim, jajaran pelatih kini langsung mengalihkan fokus ke persiapan jangka panjang. Awalnya pelatih hanya mematok target lolos ke porprov. Mengingat mepetnya durasi persiapan.
“Tetapi karena pemain dan pelatih sudah kepalang basah maka tembus final dan juara,” terangnya.
Ke depan, jajaran pelatih dan pemain akan bertemu dengan Askot PSSI Bontang. Pelatih pun mengaku siap dievaluasi untuk perbaikan ke depan.
Editor : Muhammad Ridhuan