KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Raihan membanggakan kembali dipersembahkan Balikpapan pada ajang skala regional. Tepatnya pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) cabang olahraga (cabor) judo di Samarinda, 12–16 Desember.
Pada agenda itu, tim judo Balikpapan sukses menyabet empat medali emas, dua perak, dan lima perunggu. Capaian itu sekaligus membuat Balikpapan finis di peringkat kedua perolehan medali. Sementara, Kukar berhasil keluar sebagai juara umum dengan koleksi lima emas, lima perak, dan tiga perunggu.
Atas capaian tersebut, Pelatih Judo Balikpapan Adlu Surya Nugraha mengaku bangga dengan kerja keras para atletnya. Hasil di BK Porprov ini pun turut menjadi gambaran positif perkembangan teknik dan mental bertanding atlet.
“Memang kami finis di posisi kedua, namun hasil ini belum membuat kami puas. Porprov juga masih satu tahun lagi, banyak hal yang mesti dievaluasi agar kemampuan para atlet terus meningkat,” jelasnya, Rabu (17/12).
Lebih lanjut, dia menjelaskan, bahwa Balikpapan akan memaksimalkan waktu persiapan yang cukup panjang. Apalagi, Kaltim juga akan menjadi tuan rumah Kejurnas Judo Kapolri Cup 2027 di Samarinda.
Soal atlet, ia juga berharap yang telah diproyeksikan tampil di Porprov Paser mampu menembus tim Kaltim. Bahkan, dapat mewakili daerah pada ajang nasional tersebut.
Dia juga berkata, para peraih emas di BK Porprov kali ini merupakan atlet yang sebelumnya juga diturunkan pada PON Beladiri Kudus, beberapa waktu lalu. Meski memang, Kukar dinilai masih menjadi lawan terberat.
“Tetapi kami tetap optimistis, karena atlet kami ada yang berkontribusi sebagai penyumbang medali di PON lalu. Di antaranya Baiq Syalwa Dilla Putri dan Elman Valentino Siahaan,” pungkasnya.
Adapun empat emas itu disumbangkan oleh Elman Valentino Siahaan kelas -55 kg putra, dan Zain Dzaky Naufal Ashari kelas +100 kg putra. Serta, Huriya Nasywa Kamila kelas -63 kg putri, dan Baiq Syalwa Dilla Putri kelas +78 kg putri.
Sebelumnya, Balikpapan menurunkan total 23 atlet pada BK Porprov tersebut. Yang merupakan campuran antara atlet junior dan senior, berasal dari Persatuan Judo Bhayangkara (PJB) Polda Kaltim serta Balikpapan Judoka Fighter. (*)
Editor : Ismet Rifani