KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tongkat kepemimpinan Pengurus Provinsi Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kalimantan Timur resmi berganti. Wahyu Hernaningsih terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pelti Kaltim yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, Sabtu (7/2).
Terpilih memimpin Pelti Kaltim periode 2026–2030, Wahyu langsung memaparkan visi besarnya bertajuk Pelti Kaltim EMAS, singkatan dari Energik, Mandiri, Amanah, dan Sinergi.
“Semoga amanah ini menjadi semangat dan harapan baru bagi Pelti Kaltim ke depan,” ujar Wahyu usai musprovlub.
Baca Juga: Spicy Sugar Citra Kasih Bersinar di DBL Samarinda, Konsep Demon Hunters Bikin GOR Segiri Meledak
Ia mengakui tantangan ke depan tidak ringan. Namun dengan kolaborasi seluruh elemen, Wahyu optimistis prestasi tenis Kaltim dapat kembali ditingkatkan. Menurutnya, kunci kemajuan terletak pada kekompakan dan kerja bersama.
Dalam kepemimpinannya, Wahyu menekankan pentingnya pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, kompetisi yang berkesinambungan, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
“Semua itu hanya bisa terwujud jika kita bergerak bersama, solid, dan saling mendukung,” tegasnya.
Wahyu juga mengajak seluruh insan Pelti Kaltim untuk menanggalkan perbedaan, memperkuat persatuan, serta membangun organisasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi. Targetnya, tenis lapangan Kaltim mampu bersaing di level regional, nasional, hingga internasional.
Baca Juga: Agus Suwandy Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Pengprov PGSI Kaltim, Tugas Berat Menantinya
Wakil Sekretaris Jenderal PP Pelti, Muhammad Arief Pahlevi Pangerang, menilai kepengurusan baru harus dipimpin oleh sosok yang memiliki komitmen kuat. Menurutnya, membangun prestasi tenis daerah membutuhkan panggilan hati dan kesiapan berkorban waktu.
“Kalau hanya beralasan anggaran terbatas, tenis tidak akan maju. Harus ada niat dan rencana menjadikan tenis sebagai industri olahraga,” katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengingatkan bahwa tugas berat menanti kepengurusan baru, terutama mengembalikan kejayaan tenis Kaltim. Ia menekankan konsistensi pembinaan usia dini dan modernisasi manajemen sebagai kunci utama.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Kepala Dispora Kaltim Muhammad Faisal menyambut baik Musprovlub Pelti Kaltim dan berharap kepengurusan baru mampu mengonsolidasikan kekuatan serta mempersiapkan atlet secara matang melalui pemusatan latihan.
“Olahraga membentuk karakter disiplin dan mental juara. Ini sejalan dengan komitmen Kaltim menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Editor : Thomas Priyandoko