KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kabar menggembirakan datang bagi insan soft tenis di Indonesia. Cabang olahraga tersebut dipastikan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara.
Kepastian itu disambut positif Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Soft Tenis Indonesia (Pesti) Kalimantan Timur.
Keputusan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pengprov Nusa Tenggara Barat, serta KONI Pusat. Salah satu agenda penting dalam pertemuan itu adalah penetapan cabang olahraga dan lokasi pertandingan PON 2028.
Baca Juga: PSM Makassar Kena Sanksi Beruntun dari Komdis PSSI dan FIFA
Hasil rapat memastikan soft tenis masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan. Bahkan, lokasi pertandingan telah ditetapkan berada di Nusa Tenggara Barat.
Ketua Pengprov Pesti Kaltim Fransisca Cristine Sinulingga mengungkapkan rasa syukur atas kepastian tersebut. Menurutnya, keputusan itu sangat penting bagi keberlanjutan pembinaan atlet soft tenis di daerah.
“Keputusan ini patut disyukuri karena sebelumnya sempat simpang siur. Sekarang sudah jelas bahwa soft tenis dipertandingkan di PON Nusa Tenggara,” ujarnya.
Sisca—sapaan akrabnya—menilai kepastian tersebut memberi arah yang lebih jelas bagi program pembinaan atlet. Dengan target PON yang sudah pasti, pengurus daerah dapat menyusun program latihan secara lebih terukur.
“Kepastian ini sangat berpengaruh terhadap pembinaan soft tenis di Kaltim. Atlet dan pelatih kini memiliki target yang jelas menuju PON,” tambahnya.
Baca Juga: Iran Berpotensi Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Skenario Darurat
Kabar tersebut juga menjadi salah satu topik pembahasan dalam kegiatan buka puasa bersama Pengprov Pesti Kaltim di Rumah Makan Cianjur, Jalan Diponegoro, Samarinda, Kamis (12/3).
Selain mempererat silaturahmi, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk membahas program kerja organisasi tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pesti Kaltim turut menegaskan kesiapan menghadapi agenda kompetisi daerah, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Paser yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Pengprov Pesti Kaltim berharap ajang tersebut tetap digelar sesuai jadwal agar tidak berbenturan dengan agenda babak kualifikasi PON. (*)
Editor : Ery Supriyadi