SENDAWAR– Prestasi membanggakan kembali diukir atlet muda asal Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di tingkat provinsi.
Muhammad Riski, siswa bertalenta SMP 1 Barong Tongkok sukses membawa pulang medali perunggu setelah meraih juara ketiga dalam ajang bergengsi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Junior Kaltim yang digelar di Samarinda. Turun di kategori Bolder U17 Perorangan Putra, Riski tampil apik dan penuh percaya diri.
Baca Juga: Malvin Ardento Resmi Pimpin ICF Kaltim, Siapkan Dana Rp50 Juta dan 3 Event Prestasi
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kutai Barat Teddy Rakhmad menuturkan, dalam ajang tersebut Riski harus bersaing ketat dengan puluhan atlet panjat tebing dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, yang unjuk gigi dalam ajang pencarian bakat olahraga ekstrem di Benua Etam.
"Dengan semangat tinggi, Riski berhasil bawa pulang medali perunggu, itu luar biasa," ungkap Teddy, Sabtu (23/5).
Baca Juga: Warga Waru Curhat ke Bupati PPU, Harga Sawit Anjlok hingga Menara Masjid Retak
Keberhasilan Riski memanjat dinding bouldering dengan catatan poin impresif, mendapat apresiasi luas. Terlebih lagi, prestasi itu diraih di tengah keterbatasan sarana latihan panjat tebing di Kubar yang saat ini kondisinya masih sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Kaltim.
Namun, keterbatasan fasilitas bukan menjadi penghalang. Berkat kedisplinan dan ketekunannya dalam mengikuti setiap instruksi pelatih, mental bertanding siswa SMP 1 Barong Tongkok itu terbukti matang dan mampu bersaing sengit dengan atlet-atlet seperti Samarinda dan Balikpapan.
Medali perunggu di Samarinda sekaligus memperpanjang catatan prestasi luar biasa bagi Riski. Sebelumnya, pada 2024, ia juga sukses menyabet medali perunggu dalam kejuaraan panjat tebing tingkat pelajar yang diselenggarakan di Sangatta, Kutai Timur.
Konsistensi Riski di papan panjat ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet usia dini yang digawangi Pengcab FPTI Kutai Barat di wilayah Hulu Mahakam terus berjalan positif.
Prestasi itu diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet muda Kubar lainnya untuk terus berkembang dan siap melahirkan generasi emas panjat tebing masa depan. (*)
Editor : Dwi Restu A