Anggaran Porprov Kaltim 2026 Balikpapan Tunggu APBD Perubahan

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 20:38 WIB
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma.
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma.

BALIKPAPAN – Persiapan Balikpapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 terus dimatangkan. Namun, urusan anggaran kontingen masih menunggu kepastian melalui pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan Ratih Kusuma mengatakan, pemerintah kota telah mengajukan usulan anggaran untuk kebutuhan kontingen. Dari informasi sementara, tambahan anggaran yang akan diterima mencapai Rp10 miliar.

“Sementara informasi yang kami terima nilainya Rp10 miliar. Itu pun masih menunggu pembahasan di anggaran perubahan. Jadi kepastiannya setelah penetapan,” kata Ratih, Rabu (2/9).

Jika ditotal, kesiapan anggaran Balikpapan untuk Porprov mencapai Rp12 miliar. Sebesar Rp2 miliar telah dialokasikan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan pemberangkatan dan perlengkapan kontingen, termasuk pakaian defile.

Sementara tambahan Rp10 miliar masih menunggu pengesahan APBD Perubahan. Kondisi ini membuat jumlah atlet dan cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan belum dapat ditentukan secara final.

Ratih mengatakan, pihaknya masih menunggu data dari Technical Handbook (THB), termasuk kepastian kategori dan nomor pertandingan yang akan dipertandingkan pada Porprov mendatang.

Baca Juga: Nomor Tanding Sepeda Porprov Kaltim Terancam Dicoret, ICF Kaltim Minta Legalitas Gelar Mandiri

Di saat yang sama, Disparpora terus berkoordinasi dengan KONI Balikpapan untuk menghitung kebutuhan kontingen secara cermat. Penghitungan tersebut diperlukan agar jumlah atlet yang diberangkatkan dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

Pemkot Balikpapan, kata Ratih, berharap seluruh atlet yang masuk dalam kontingen resmi bisa mendapat dukungan pembiayaan. Dengan demikian, tidak ada atlet yang harus berangkat secara mandiri.

“Kami sudah komunikasi dengan KONI untuk menghitung dengan baik, supaya semua bisa kita akomodir dengan anggaran yang ada, jadi tidak ada yang mandiri. Semua bisa diakomodasi dalam SK Kontingen Kota Balikpapan,” tegasnya.

Mengenai kekuatan yang akan diturunkan, Ratih menyebut sementara ini kandidatnya berasal dari atlet yang mengikuti babak kualifikasi (BK) dan berada dalam zona medali. Namun, status tersebut belum otomatis membuat mereka masuk dalam kontingen.

Penetapan tetap menunggu proses verifikasi. Data dari KONI dan masing-masing cabor nantinya menjadi dasar untuk menyusun komposisi kontingen Balikpapan.

“Kami akan duduk bersama dengan KONI untuk membahas dan menetapkan atlet yang dinilai memenuhi kriteria,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
Anggaran Porprov Balikpapan Balikpapan Porprov VIII KONI Balikpapan DISPARPORA BALIKPAPAN Porprov Kaltim 2026