BALIKPAPAN – Target tiga medali emas kembali dipasang Indonesia Cycling Federation (ICF) Balikpapan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Kabupaten Paser, November mendatang. Target tersebut menjadi pekerjaan awal Taufik Beny setelah resmi dipercaya memimpin Pengcab ICF Balikpapan periode 2026–2030.
Taufik mengatakan kepengurusan baru tidak ingin sekadar menjalankan roda organisasi. Persiapan atlet, kebutuhan fasilitas, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah akan menjadi perhatian untuk mendukung pencapaian prestasi di Porprov.
“Apalagi info dari ICF Kaltim, ada wacana pengurangan nomor untuk cabor sepeda. Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini ICF Kaltim bisa mengupayakan agar semua nomor bisa terlaksana,” ujarnya seusai Musyawarah Kota (Muskot) ICF Balikpapan, Rabu (2/9).
Kekhawatiran tersebut berkaitan langsung dengan target Balikpapan. Jika sejumlah nomor pertandingan dikurangi, peluang atlet untuk menambah perolehan medali juga ikut terdampak.
Untuk itu, Taufik berharap seluruh nomor yang sebelumnya dipertandingkan tetap bisa dilaksanakan. Dengan demikian, peluang Balikpapan mempertahankan capaian sebelumnya tetap terbuka.
“Target Porprov, kayak kemarin kan ada tiga emas. Tapi masih belum tahu nomor-nomor mana saja, apakah termasuk yang mau dicoret atau tidak,” katanya.
Baca Juga: Nomor Tanding Sepeda Porprov Kaltim Terancam Dicoret, ICF Kaltim Minta Legalitas Gelar Mandiri
Di luar agenda Porprov, persoalan fasilitas latihan juga menjadi pekerjaan rumah. Balikpapan hingga kini belum memiliki arena khusus yang dapat digunakan sebagai sarana latihan cabang olahraga sepeda.
Taufik menyebut aktivitas latihan selama ini banyak mengandalkan komunitas. Untuk nomor road bike, misalnya, atlet umumnya berlatih dengan memanfaatkan ruas jalan raya.
“Kami tentu akan berkoordinasi dengan Disparpora Balikpapan terkait tempat latihan ini. Semoga bisa diupayakan,” tuturnya.
Menurut Taufik, penyediaan fasilitas latihan penting untuk menunjang pembinaan atlet secara berkelanjutan. Apalagi kepengurusan ICF Balikpapan periode baru tidak hanya dibebani target jangka pendek di Porprov, tetapi juga diharapkan mampu membangun fondasi pembinaan untuk kompetisi berikutnya.
Editor : Muhammad Ridhuan