Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bola Tangan Kaltim Bentuk Tim Ideal lewat Promosi & Degradasi

Eko Pralistio • Kamis, 8 Februari 2024 | 10:05 WIB
TERUS DIMATANGKAN: Skuad bola tangan Kaltim terus diasah, sehingga mendapatkan komposisi yang optimal. (Foto: Istimewa)
TERUS DIMATANGKAN: Skuad bola tangan Kaltim terus diasah, sehingga mendapatkan komposisi yang optimal. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA— Pembagian kelompok senior dan junior dalam olahraga memiliki tujuan untuk mengembangkan aspek-aspek seperti pengembangan, kompetisi, dan kemampuan atlet. Konsep ini juga diterapkan dalam cabang olahraga bola tangan Kalimantan Timur. Bahkan, keterampilan atlet senior dan junior terus berkembang secara kompetitif.

Bukti dari kematangan konsep ini terlihat pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) 2023 lalu, mayoritas skuad yang berkompetisi terdiri dari atlet junior. Salah satu alasannya adalah atlet senior banyak yang tidak dapat berpartisipasi karena tidak mendapat izin dari tempat kerja mereka.

Hal ini, tentu saja, dapat dimaklumi karena para atlet memiliki tanggung jawab yang harus dijalani sebagaimana mestinya. Meskipun demikian, bagi mereka yang masih berkeinginan untuk mewakili Kalimantan Timur di PON XXI/2024 di Aceh-Sumatra Utara, kesempatan tersebut tetap terbuka lebar.

Pelatih Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kalimantan Timur, Dwichandra Hariwibowo memberi kesempatan secara merata bagi para atlet. Pihaknya saat ini memproses penerapan sistem promosi dan degradasi. Dengan sistem ini diharapkan membentuk tim bola tangan yang ideal, yang terdiri dari senior dan junior.

“Saat ini proses masih berjalan, hingga pada akhirnya nanti dilakukan entry by name, akan didapat tim bola tangan yang mewakili Kaltim di PON,” katanya.

Chandra menambahkan, tim bola tangan Kalimantan Timur memiliki kekuatan dengan 14 putra dan 14 putri. Meski kemampuan bermain di jenjang senior dan junior dianggap setara, namun aspek mental dianggap berbeda.

Nah, nantinya pada sistem promosi dan degradasi, pesaing utama akan menjadi atlet senior yang sebelumnya tampil di PON Papua 2020. Apabila tidak bisa bersaing dengan para junior sekarang, para atlet senior tersebut tidak masuk kualifikasi.

Pada BK PON 2023, tim bola tangan Kalimantan Timur didominasi atlet junior dengan berhasil finis di zona medali. Penyebaran atlet junior di kategori putra sebanyak 50 persen, dan sekitar 70 persen dalam kategori putri.(tom/k16)

EKO PRALISTIO

pralistioeko@gmail.com

 

Editor : Thomas Dwi Priyandoko