Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lazio vs Bayern Munchen: Pembuktian Siapa Paling Tajam Antara Harry Kane dan Ciro Immobile!

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 14 Februari 2024 | 09:00 WIB
ilustrasi: (byzman, thomas, gery)
ilustrasi: (byzman, thomas, gery)

 

Bayern Munchen akan menantang Lazio di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, dini hari nanti.  Kesempatan unjuk gigi antara Harry Kane dengan Ciro Immobile.

 

ROMA—Harry Kane baru mendapat tempat dalam tim utama Tottenham Hotspur ketika Ciro Immobile

menuliskan namanya sebagai capocannoniere Serie A untuk kali pertama bersama Torino FC pada musim 2013–2014. Ketika Kane kemudian mengoleksi dua kali Golden Boot Premier League, Immobile dengan koleksi 36 gol pada 2019–2020 menahbiskan diri sebagai raja gol Eropa (meraih Sepatu Emas Eropa).

Tiga tahun lalu, HurriKane –julukan Kane– juga tidak mampu membawa Inggris juara Euro 2020 di Stadion Wembley ketika Immobile sudah ditarik keluar sebelum satu jam permainan. Inggris kalah adu penalti 2-3 oleh Italia meski Kane sukses menjadi algojo pertama The Three Lions –julukan Inggris.

Pertemuan kembali dengan Immobile yang membela SS Lazio di Stadio Olimpico dalam first leg babak 16 besar Liga Champions dini hari nanti pun tidak terlalu bersahabat dengan Kane sebagai striker Bayern Munchen (siaran langsung SCTV/Champions TV 1/Vidio pukul 04.00 Wita).

Sebab, Immobile baru saja mencapai 200 gol di Serie A. Striker 33 tahun itu menorehkannya ketika Lazio menang 3-1 di kandang Cagliari Calcio dalam giornata ke-24 Serie A (10/2). King Ciro –julukan Immobile– hanya berjarak 5 gol dengan Roberto Baggio dan terpaut 74 gol dengan pemain tersubur dalam sejarah Serie A Silvio Piola.

Untuk pesaing terdekat, koleksi gol King Ciro masih sangat jauh dengan striker US Sassuolo Domenico Berardi (122 gol). ”Aku tidak banyak mencetak gol musim ini sehingga capaian tersebut (200 gol) sangat menghiburku,” ucap Immobile seperti dilansir Corriere dello Sport.

Musim ini, Immobile hanya mengemas 6 gol dari 19 kali penampilan di Serie A. Secara keseluruhan di berbagai ajang, striker terbaik Serie A 2019–2020 dan 2021–2022 itu mengoleksi 9 gol dalam 27 penampilan.

Berbanding jauh dengan Kane yang musim ini menuju status sebagai raja gol Eropa. Koleksi 24 gol HurriKane di Bundesliga sejauh ini menempatkannya di urutan teratas klasemen Sepatu Emas Eropa. Striker 30 tahun itu masih berjarak empat gol di atas Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain) di Ligue 1 dan lima gol lebih banyak ketimbang Lautaro Martinez (Inter Milan) di Serie A. ’’Aku fokus pada diriku sendiri. Aku tahu ini momen terbaik untuk melakukannya,’’ kata Kane seperti dilansir di laman Abendzeitung Munchen.

Masalahnya, performa Bayern menuju Olimpico dini hari nanti tidak menggembirakan. Skuad Thomas Tuchel kalah telak 0-3 oleh Bayer Leverkusen dalam perebutan puncak klasemen Bundesliga (11/2). ’’Kami harus lebih baik, kami harus meningkat lagi, dan kami harus main lebih cepat,’’ harap kapten Timnas Inggris itu.(jpg/tom/k15)

 

Editor : Thomas Dwi Priyandoko