Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Incar Juara Umum di Popda XVII/2025 PPU, Kontingen Balikpapan Matangkan Persiapan

Oktavia Megaria • Jumat, 5 Juli 2024 | 18:33 WIB
BIDIK TARGET TINGGI LEBIH TINGGI : Cabang olahraga (cabor) atlet jadi salah satu penyumbang medali terbanyak, usai meraih juara umum pada Popda Kaltim XVI/2022 di Paser. (Foto: Okta/KP)
BIDIK TARGET TINGGI LEBIH TINGGI : Cabang olahraga (cabor) atlet jadi salah satu penyumbang medali terbanyak, usai meraih juara umum pada Popda Kaltim XVI/2022 di Paser. (Foto: Okta/KP)


KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Balikpapan semakin mantap menatap Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim XVII/2025 yang akan berlangsung di Penajam Paser Utara (PPU).

Selain mempersiapkan para atlet, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan menggelar pelatihan bagi pelatih-pelatih cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di Popda.

Kepala Disporapar Balikpapan, Cokorda Istri Ratih Kusuma, menyebutkan bahwa langkah ini merupakan upaya Kota Balikpapan untuk persiapan Popda serta event olahraga lainnya baik berskala nasional, regional, maupun kota.

"Terlebih untuk Popda yang berlangsung tahun depan, kami menargetkan pencapaian yang lebih tinggi, yaitu meraih gelar juara umum," kata Ratih.

Diketahui, pada Popda Kaltim XVI/2022 di Paser, Balikpapan memperoleh jumlah medali yang sama dengan Samarinda, yaitu 192 medali.

Namun, Samarinda unggul dengan 85 emas, sedangkan Balikpapan hanya membawa pulang 67 emas.

Hasil evaluasi dari Popda Paser tersebut menjadi motivasi bagi Balikpapan untuk mencapai target juara umum. Selain itu, Disporapar Balikpapan juga akan mempersiapkan latihan dan seleksi bagi para atlet.

"Jadi, kami benar-benar menyeleksi dengan ketat. Para atlet yang lolos seleksi itulah yang akan dikirim. Persiapannya sudah dimulai sejak sekarang. Kami juga sudah memiliki data atlet yang akan dikirim, sesuai dengan regulasi yang akan dikeluarkan nanti," jelasnya.

Selain itu, Ratih juga tidak menampik kemungkinan penggunaan venue di Balikpapan. Ia mengakui bahwa belum ada komunikasi lebih lanjut mengenai venue. Biasanya, seluruh Dispora se-Kaltim mengadakan pertemuan untuk menanyakan kesiapan tuan rumah.

"Jika PPU siap sepenuhnya, maka tidak masalah. Namun, jika ada yang tidak bisa diakomodasi, opsi terdekat adalah Balikpapan. Ini bisa dilihat dari jumlah peserta cabor. Jika pesertanya banyak dan lapangan tidak tersedia, maka harus menggunakan venue yang berstandar. Kami siap saja," tandasnya.

 

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#Popda #balikpapan