KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pertandingan Kaltim Basketball League (KBL) U-16 antara King’s Istiqomah Balikpapan menghadapi Pangeran Balikpapan pada Minggu (20/4) menjadi salah satu pertandingan tersengit pekan kedua.
Pangeran yang merupakan pendatang baru di KBL, hampir saja menumbangkan juara bertahan KBL U-15.
Baca Juga: Kejurprov Junior Bola Tangan 2025, Ajang Penjaringan Atlet Berkualitas
Namun demikian, mental juara anak-anak King’s layak diacungi jempol. Meski tertinggal di tiga kuarter, namun akhirnya King’s membalik keadaan dengan skor akhir tipis 71-69. Pertandingan ini cukup menegangkan. Kedua tim sama-sama mempertontonkan permainan dengan tensi tinggi.
Total terdapat empat pemain Pangeran yang folk out. Sedangkan dari kubu King’s, tiga pemain. Setelah pertandingan, pelatih King’s mengatakan bahwa menghadapi Pangeran memang tidak pernah mudah. Itu terbukti dengan ketertinggalan poin timnya pada tiga kuarter.
“Pemain kami terlalu agresif dalam melakukan serangan, tapi karena agresif itulah mereka banyak melakukan hal yang tidak perlu. Akhirnya mereka melakukan pelanggaran, dan berbuah free throw untuk lawan,” beber Yoga.
Beruntung saat jeda kuarter kedua, pemainnya bisa memperbaiki kesalahan dengan bermain lebih efektif. Puncaknya di kuarter empat, timnya berhasil membalik keadaan dan menutup laga dengan kemenangan tipis 71-69.
Baca Juga: ISSI Balikpapan Borong Medali di Seluang Bike Jamboree MTB 2025
“Kalau untuk offense, tim kami sejauh ini cukup baik. Semua tembakan mereka bisa dibilang tembakan bagus, tinggal masalah akurasi saja. Saya hanya meminta mereka lebih bijaksana saat melakukan defense agar ke depan tidak terjadi kesalahan yang sama,” tukas dia. (*)
Editor : Ery Supriyadi