KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Seperti diketahui, Bayan Open 2025 diikuti hampir seluruh klub bulutangkis di Indonesia. Mengingat, ajang yang sudah berlangsung selama empat tahun ini, telah menjadi agenda resmi PP PBSI dengan status Sirkuit Nasional (Sirnas) C.
Pada hari terakhirnya yakni Sabtu (9/8) ini, pertarungan para atlet yang melaju ke final bakal tersaji di BSCC Dome. Klub-klub besar pun tampaknya bakal mendominasi partai terakhir ini.
Hal ini terlihat pada babak semifinal yang berlangsung di BSCC Dome pada Jumat (8/8). Pada kategori taruna, klub besar seperti PB Djarum, PB Jaya Raya, hingga Exist Badminton Club memenuhi lapangan pertandingan. Bahkan di kategori ganda taruna campuran, bakal diisi oleh PB Djarum.
Terkait ini, Pelatih Djarum Wifqi Windarto mengaku bersyukur bisa menyajikan all final.
“Harapannya yang terbaik saja. Pertandingan yang tadi lawannya juga tidak gampang dan sangat ketat. Kami juga usaha mati-matian,” kata dia.
Mengirimkan total 21 atlet, dia menegaskan bahwa target realistis adalah meraih hasil terbaik. Selain itu, tujuan mereka di sini juga untuk mengumpulkan poin para atlet untuk ranking nasional.
Pada partai final nanti, tentu dirinya ingin menyaksikan pertarungan para atlet binaannya. Apalagi mereka sudah sering menjalani latihan bersama.
“Tergantung siapa yang siap, dia pasti akan keluar sebagai pemenang,” tambahnya.
Meski menjadi klub yang paling diantisipasi oleh seluruh peserta, Wifqi mengaku semua kekuatan hampir merata. Terlebih setelah babak 16, dan masuk ke perempat final dan semifinal, persaingan bahkan lebih ketat lagi. Tentu, persiapan sedari awal sudah harus matang dan tidak boleh lengah.
Menurutnya, dengan adanya Bayan Open 2025 yang masuk Sirnas C, peserta tentu tidak hanya dari sekitar Kaltim, tapi dari luar pun berbondong-bondong ambil bagian. Yang jelas para atlet ini, ingin mengumpulkan poin sebanyak mungkin sebagai modal mengikuti seleksi nasional (seleknas).
“Jadi semua sirkuit nasional akan mereka kejar untuk bisa lolos ke pelatnas,” pungkasnya. (*)
Editor : Duito Susanto