Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kirana Dafia Bawa Emas untuk Kaltim, Target Sapu Bersih Peparpenas 2025 Dimulai

Doni Aditya Haryono • Jumat, 7 November 2025 | 07:00 WIB

Ketua NPCI Kaltim Suharyanto menyerahkan medali emas kepada Kirana Dafia Larassati yang tampil sebagai juara di nomor 100 meter T46–47 putri.
Ketua NPCI Kaltim Suharyanto menyerahkan medali emas kepada Kirana Dafia Larassati yang tampil sebagai juara di nomor 100 meter T46–47 putri.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Asa Kalimantan Timur untuk menembus sepuluh besar nasional di ajang Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI/2025 masih menyala.

Hari demi hari, kontingen Bumi Etam terus menambah perolehan medali di Jakarta.

Dari lintasan atletik, satu nama kembali mencuri perhatian.

Baca Juga: Dua Emas Popnas 2025: Angkat Besi Kaltim Ukir Prestasi dan Pecahkan Rekor

Ia adalah Kirana Dafia Larassati, pelari muda asal Kota Minyak yang membuktikan kecepatannya di antara para pesaing terbaik dari seluruh Indonesia.

Bertanding di Lapangan Atletik Ragunan, Kamis (6/11/2025), Kirana finis tercepat pada nomor 100 meter putri T46–47 dengan catatan waktu 13,97 detik.

Kemenangan itu mengantarkan dirinya meraih medali emas kedua bagi Kaltim dari cabang Para Atletik.

“Target saya tiga emas di Peparpenas ini. Selain 100 meter, saya juga turun di 400 dan 800 meter. Optimistis bisa sapu bersih, mohon doanya,” ujar Kirana usai perlombaan.

Bagi Kirana, Peparpenas tak sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum untuk menguji kemampuan sebelum berlaga di Asian Youth Para Games 2025 di Dubai, Desember mendatang.

Sementara itu, Ketua NPCI Kaltim Suharyanto mengapresiasi perjuangan para atletnya yang terus menambah perolehan medali di berbagai cabang.

Ia menyebut, Para Atletik kembali menjadi tumpuan utama bagi Kaltim.

Baca Juga: Gagal Revans, Perjalanan Tim Sepak Bola Pelajar Kaltim Terhenti

“Insyaallah masih ada peluang emas lagi, baik dari atletik maupun cabang lain seperti bulutangkis dan tenis meja. Kami optimistis Kaltim bisa terus menambah medali,” ucap Suharyanto.

Meski salah satu andalan, Pahri, harus menepi akibat cedera dan gagal menuntaskan targetnya, Suharyanto tetap yakin Kaltim mampu bertahan di papan tengah dan bahkan menembus sepuluh besar klasemen akhir Peparpenas XI. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#jakarta #atletik paralimpiade #Peparpenas 2025 #Suharyanto #NPCI Kaltim #Asian Youth Paragames