KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Nama Muhammad Ridho mencuat sebagai aktor utama di balik kejutan besar SMAN 16 Samarinda. Guard andalan Smanas itu tampil impresif saat menyingkirkan SMAN 2 Samarinda dengan skor dramatis 25-24.
Bertanding di GOR Segiri Samarinda pada hari keempat Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026, Ridho menjadi motor serangan timnya. Ia mencatatkan 15 poin, 1 assist, dan 4 rebound dalam laga penuh tekanan tersebut.
Kontribusi Ridho terasa krusial sejak awal pertandingan. Di tengah dominasi SMAN 2 Samarinda yang berstatus runner-up musim lalu, Ridho berulang kali memecah kebuntuan lewat tembakan-tembakan penting.
Baca Juga: Pemkot Samarinda Matangkan Persiapan Ramadan 2026, Satpol PP Tunggu Surat Edaran
Tak hanya produktif mencetak angka, Ridho juga tampil tenang saat Smanas berada dalam posisi tertinggal. Kepemimpinannya di lapangan membantu rekan-rekannya tetap fokus hingga detik akhir pertandingan.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan peran sentral Ridho di skuad Smanas Samarinda. Dari dua laga yang telah dijalani, ia telah mengoleksi total 21 poin dan sementara menduduki daftar top poin tim.
Catatan tersebut terasa spesial mengingat Smanas Samarinda datang tanpa label unggulan. Namun, berkat performa konsisten Ridho, mereka justru berhasil menyapu dua laga awal dengan kemenangan.
Baca Juga: Paser Dipilih Jadi Kawasan Hilirisasi Ayam Petelur, Danantara Gelontor Rp 833 Miliar
Ditemui setelah pertandingan, pelatih Smanas, Herdy Ary Saputra mengaku bangga melihat kerja keras anak asuhnya. Sempat tertinggal di kuarter 1-4, namun di pengujung laga berhasil melakukan comeback luar biasa.
Dirinya tak menyangka timnya bisa melangkah sejauh ini. "Rasanya senang dan campur aduk, yang kami kalahkan adalah runner-up tahun lalu. Kami hanya berusaha untuk tampil semaksimal mungkin, tapi ternyata hasilnya luar biasa. Terima kasih pemain atas kerja kerasnya," tukas Herdy. (*)
Editor : Ery Supriyadi