KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pertandingan sengit tersaji di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan. Dua tim asal Samarinda, SMAN 3 (Smaga) dan SMAN 10 (Smaridasa), saling berhadapan di GOR Segiri Samarinda, Rabu (11/2/2026).
Sejak kuarter awal, laga berjalan ketat. Kejar-kejaran poin tak terhindarkan hingga memasuki kuarter keempat. Kedua tim tampil ngotot demi mengamankan tiket fantastic four.
Namun, kecerdikan pelatih Smaga Samarinda, Dicky Valentino, dalam memanfaatkan momentum time out menjadi pembeda. Strategi tersebut mampu meredam tekanan lawan di saat krusial.
Baca Juga: IPA Berambai Diresmikan, 3.000 Sambungan Air Bersih Mulai Terlayani
Berkat kemenangan ini, Smaga memastikan diri melangkah ke babak fantastic four. Kepada Kaltim Post, Dicky mengaku sudah memprediksi pertandingan bakal berlangsung sengit.
“Saya sudah prediksi pertandingan ini akan ketat sekali. Smaridasa Samarinda punya dua pemain tinggi, itu pasti menyulitkan kami dan itu terjadi,” ujar Dicky.
Ia menyebut, pada kuarter ketiga timnya sempat mengalami kebuntuan dan gagal mencetak poin. Situasi tersebut dimanfaatkan lawan untuk memangkas selisih angka di papan skor.
Melihat momentum berpihak ke lawan, Dicky segera mengambil jatah time out. Keputusan itu terbukti efektif mematahkan ritme permainan SMAN 10 yang tengah on fire.
Baca Juga: Belajar Langsung dari Alam: Siswa KB Bilal Bin Rabah Edukasi ke Kebun Sumber Berkah
“Kuarter tiga tadi sempat buntu dan kesulitan cetak poin. Sementara lawan sedang bagus-bagusnya. Dalam kondisi itu saya manfaatkan time out untuk meredam mereka, dan itu berhasil,” tambahnya.
Walhasil, Smaga berhasil menutup laga dengan keunggulan 22-19. Di babak fantastic four, Smaga Samarinda akan menghadapi juara bertahan, SMAN 1 (Smansa) Balikpapan. Dicky menegaskan timnya siap tampil habis-habisan demi mengamankan tiket final.
“Lawan juara bertahan, kami sudah sangat siap,” pungkasnya. Smansa Balikpapan menyegel tiket fantastic four usai menaklukkan SMKN 1 Balikpapan dengan skor 53-20. (*)
Editor : Ery Supriyadi