Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Porprov Paser 2026 Dipastikan Jalan, KONI Kaltim Minta FPTI Siap Hadapi BK PON

Ery Supriyadi • Sabtu, 11 April 2026 | 15:09 WIB
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras membuka Rakerprov FPTI Kaltim 2026 di Samarinda, Sabtu (11/4/2026), sekaligus menegaskan kesiapan menuju Porprov Paser dan BK PON 2027. (HUMAS KONI KALTIM)
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras membuka Rakerprov FPTI Kaltim 2026 di Samarinda, Sabtu (11/4/2026), sekaligus menegaskan kesiapan menuju Porprov Paser dan BK PON 2027. (HUMAS KONI KALTIM)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, meminta Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim segera bergerak cepat menghadapi dua agenda besar.

Agenda tersebut adalah Porprov VIII/2026 di Kabupaten Paser serta Babak Kualifikasi (BK) PON 2028 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Hal ini disampaikan Rusdiansyah saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) FPTI Kaltim 2026 di Ruang Rapat Gedung KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, Sabtu (11/4).

Baca Juga: Musorprov KONI Kaltim 2026 Makin Dekat, Syarat Calon Ketua Diperketat

Dalam sambutannya, Rusdiansyah memastikan pelaksanaan Porprov VIII di Paser tetap berjalan sesuai jadwal, yakni pada November 2026.

“Seluruh kabupaten dan kota di bawah arahan Dispora Kaltim serta KONI daerah di bawah koordinasi KONI Kaltim sepakat Porprov tidak ditunda ke 2027. Keputusan ini diambil setelah mendengarkan paparan dari Dispora, KONI, dan tuan rumah Paser,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan akan ada efisiensi anggaran. Jumlah cabang olahraga tidak dikurangi, namun nomor pertandingan akan dirampingkan agar selaras dengan nomor yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON).

KONI Kaltim juga telah menyusun skala prioritas pembinaan cabang olahraga, yang dibagi dalam empat kategori, yakni cabor andalan, unggulan, harapan, dan pembinaan.

Sementara itu, Kabid PPO Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah yang sedang tidak ideal tidak boleh melemahkan semangat atlet untuk berprestasi.

Baca Juga: Prediksi Skor Borneo FC vs PSBS Biak: Misi Tempel Persib di Tengah Badai Krisis Lawan

“Panjat tebing punya sejarah emas, mulai dari PON 2008 di Kaltim, 2012 di Riau, hingga 2016 di Jawa Barat. Ini harus menjadi motivasi bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak berprestasi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengprov FPTI Kaltim, Elly L. Nova, menyatakan kesiapan penuh pihaknya. Ia optimistis, dengan dukungan seluruh pengurus kabupaten/kota, panjat tebing Kaltim mampu kembali berjaya di tingkat nasional.

“Kami bertekad menyiapkan atlet terbaik untuk menghadapi Porprov Paser dan BK PON mendatang, demi mengembalikan kejayaan panjat tebing Kalimantan Timur,” pungkasnya. (*)

 
Editor : Ery Supriyadi
#BK PON 2027 #Porprov Paser 2026 #FPTI Kaltim #KONI kaltim #Rusdiansyah Aras