KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Sutarno Wijaya resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kalimantan Timur masa bakti 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) POSSI Kaltim yang digelar di Ruang Rapat Kwarda Pramuka Kaltim, Jalan M. Yamin, Samarinda, Selasa (26/5).
Mantan anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi Golkar tersebut memperoleh dukungan mayoritas pengurus cabang kabupaten dan kota se-Kaltim untuk memimpin organisasi olahraga selam di Benua Etam selama empat tahun ke depan.
Selepas ditetapkan sebagai ketua umum, Sutarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus daerah yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Saya berterima kasih kepada kabupaten dan kota yang mendukung saya. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan olahraga selam di Kaltim,” ujarnya.
Tak menunggu lama, Sutarno langsung memaparkan target yang ingin dicapai pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ia optimistis prestasi cabang olahraga selam Kaltim dapat meningkat dibandingkan capaian pada PON sebelumnya.
“Insyaallah pada PON 2028 kita bisa meraih prestasi yang lebih baik. Jika pada PON 2024 Aceh-Sumut kita mendapatkan satu medali perak, maka target kami adalah menyumbangkan satu medali emas untuk Kalimantan Timur,” tegasnya.
Musprov POSSI Kaltim dibuka oleh Sekretaris Umum KONI Kalimantan Timur, Akhmad Albert, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras.
Dalam sambutannya, Albert menegaskan pentingnya soliditas organisasi serta pembinaan atlet yang berkesinambungan agar tradisi prestasi olahraga Kaltim tetap terjaga di tingkat nasional.
Musprov tahun ini diikuti delapan pengurus cabang POSSI dari kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, yakni Samarinda, Bontang, Kutai Timur, Balikpapan, Berau, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, dan Paser.
Para peserta mengikuti jalannya sidang secara luring maupun daring. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Sekretaris II KONI Kaltim Azhari Abu Bakar serta Kepala Bidang Organisasi KONI Kaltim Fahri.
Dengan kepemimpinan baru dan target yang lebih tinggi, POSSI Kaltim kini mulai menyiapkan langkah pembinaan atlet secara lebih terstruktur untuk mewujudkan ambisi meraih medali emas pada PON 2028. (*)
Editor : Ery Supriyadi