Mobil Diam Tapi Bensin Boros? Ini Dampak Buruk Menyalakan Mesin Saat Parkir

Ari Arief • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 14:59 WIB
Ilustrasi deretan mobil yang parkir namun mesin masih menyala.(generate ai)
Ilustrasi deretan mobil yang parkir namun mesin masih menyala.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Membiarkan mesin mobil tetap hidup saat parkir menunggu seseorang atau sekadar menikmati sejuknya pendingin udara (air conditioner/AC) kabin kerap dianggap sepele oleh pengemudi. Meski kendaraan tidak berpindah tempat dan jarum speedometer menunjukkan angka nol, proses pembakaran di dalam silinder tetap berlangsung untuk menjaga putaran mesin (RPM).

Akibatnya, bahan bakar terus terbuang tanpa menghasilkan jarak tempuh. Melansir laman resmi Daihatsu, terdapat sejumlah dampak negatif serta kerugian yang ditimbulkan dari kebiasaan menyalakan mesin saat mobil dalam posisi berhenti (idle):

1. Pemborosan Bahan Bakar Mobil bensin berkapasitas standar mengonsumsi sekitar 0,5 hingga 0,8 liter bahan bakar minyak (BBM) per jam saat posisi idle tanpa AC. Jika AC diaktifkan, konsumsi BBM meningkat menjadi 0,7 hingga 1 liter per jam. Pada mobil berkapasitas mesin 1.800 cc ke atas, konsumsinya bahkan dapat melampaui 1 liter per jam.

2. Penurunan Kualitas Oli Mesin Mesin yang berputar tanpa adanya aliran udara segar (airflow) dari depan membuat suhu di dalam ruang mesin meningkat pesat. Gesekan konstan pada suhu tinggi ini mempercepat degradasi serta memperpendek masa pakai pelumas oli mesin.

3. Risiko Overheat dan Gas Beracun Sistem pendingin harus bekerja ekstra keras karena tidak mendapat terpaan angin alami. Bila kipas radiator bermasalah, risiko mesin mengalami panas berlebih (overheat) meningkat tajam, di samping bahaya akumulasi gas buang beracun jika berada di area tertutup.

4. Memperpendek Usia Komponen Komponen mekanis seperti busi, injektor, alternator, hingga kompresor AC terus bekerja tanpa jeda, yang berujung pada penurunan usia pakai komponen lebih cepat.

Tips Menjaga Efisiensi dan Usia Mesin

Untuk menghemat BBM sekaligus merawat komponen kendaraan, pengemudi disarankan mematikan mesin jika perkiraan waktu menunggu melebihi 5 hingga 10 menit. Selain itu, pilihlah lokasi parkir yang teduh agar suhu kabin tetap terjaga, serta manfaatkan fitur Idle Stop System (ISS) bila kendaraan sudah dilengkapi teknologi otomatis mati-nyala sementara tersebut.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
silinder bbm bensin