Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Nasi Kuning Nikmat di Paser: Buka Sejak Subuh, Ratusan Porsi Habis sebelum Jam 7 Pagi

Muhammad Najib • Rabu, 18 September 2024 | 11:00 WIB
DIBURU SEJAK SUBUH: Nasi kuning Yuliana di Jalan RA Kartini, Tana Paser, Kabupaten Grogot. (Foto: Najib/KP)
DIBURU SEJAK SUBUH: Nasi kuning Yuliana di Jalan RA Kartini, Tana Paser, Kabupaten Grogot. (Foto: Najib/KP)
 
 
 
KALTIMPOST.ID, TANA PASER - Nasi Kuning merupakan menu sarapan pagi khas Banjarmasin Kalimantan Selatan, yang sangat banyak ditemukan di Kabupaten Paser.
 
Banyak yang menjual menu ini, tapi ada satu yang unik dan enak rasanya. 
 
Tekstur nasinya pulen. Bukan terurai seperti nasi kuning Banjarmasin pada umumnya.
 
Penjualnya ini tidak berjualan di warung dan memasang nama.
 
Tempat jualan nasi kuning ini berlokasi di Jalan R.A Kartini, Kelurahan Tanah Grogot.
 
Penjualnya sendiri bernama Yuliana (57). 
 
Baca Juga: Resep Nasi Bakar Ayam Kemangi yang Autentik dan Menggoda Selera: Hidangan Istimewa untuk Keluarga
 
Dia mulai berjualan setelah subuh sekitar pukul 05.00 wita dan pukul 07.00 pagi sudah habis.
 
Kalau beruntung jam 8 pagi masih ada namun itu sangat jarang.
 
Nasi Kuning di sini tidak menyediakan makan di tempat, atau hanya bisa bungkus atau take away. 
 
"Biasanya jual 100 sampai 150 porsi atau lauk per hari dan alhamdulillah habis," katanya, Senin (16/9). 
 
Berbagai pilihan lauk mulai dari ayam kampung, telur, daging dan ikan. (Foto: Najib/KP)
Berbagai pilihan lauk mulai dari ayam kampung, telur, daging dan ikan. (Foto: Najib/KP)
 
Menu yang dijual seperti biasa nasi kuning dengan berbagai lauk, ada ayam kampung, ikan haruan atau gabus dan ikan tongkol, daging, telur, dan terkadang ada Udang.
 
Mungkin yang membedakan adalah lauk ayam kampung. Untuk di kota-kota di Kaltim jarang ada  pelengkap menu ini. 
 
Harganya memang sedikit lebih tinggi dari warung nasi kuning di beberapa tempat. Per porsi lauk telur Rp 15 ribu, lauk ayam kampung Rp 18 ribu, daging Rp 18 ribu, ikan Rp 18 ribu, dan udang Rp 30 ribu. 
 
Baca Juga: Wisata Kuliner di IKN: Ada Soto Unik Khas Penajam hingga Kudapan Legendaris
 
Dari sejarahnya, penjual ini belajar membuat Nasi Kuning dari pendahulunya yang sudah meninggal.
 
Yuliana dulunya membantu berjualan pendahulunya di belakang Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot.
 
Tempat itu dikenal Warung Acil Aluh. Warung ini juga masih buka dan sama ramainya, bedanya bisa makan di tempat. 
 
Namun Yuliana sekarang memilih berjualan sendiri di lokasi baru di Jalan RA Kartini, sudah sekitar empat tahun dia berjualan. (*) 
Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#nasi kuning #paser #enak #legenda #Tanah Grogot #Tana Paser