KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Kasus dugaan pelecehan oleh orang tak dikenal di kawasan olahraga Stadion Sadurengas, Paser belakangan ini jadi perhatian besar polisi.
Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kanit SPKT IPDA Arkam Biantoro menyampaikan, patroli dilakukan secara rutin setiap hari. "Kami dari SPKT akan bergerak cepat dan responsif bila ada laporan dari masyarakat, paling lambat 15 menit akan meluncur ke TKP," kata IPDA Arkam, Senin (12/5/2025).
Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo menyampaikan kasus ini sedang proses penyelidikan polisi di lapangan. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran akan keamanan di ruang publik.
"Jika menjadi korban atau menyaksikan tindak pelecehan, segera laporkan kepada ke polisi di nomor pengaduan 110," kata AKBP Novy.
Diketahui kasus pelecehan seksual yang terjadi di kawasan Stadion Sadurengas Tapis Kecamatan Tanah Grogot ramai di bahas di media sosial. Dua korban yang enggan disebutkan namanya melaporkan kejadian ini ke akun media sosial dan dipublish.
Dalam laporan itu dua pelaku yang diduga melakukan pelecehan ini hampir sama ciri-cirinya. Yaitu memakai motor Honda Scoopy Putih, baju putih, celana pendek, helm putih, berkulit agak gelap, dan berbadan kurus. Salah satu pelaku yang masih geram pun memberikan sayembara, bagi yang menemukan pelaku akan diberikan uang Rp 2 juta.
Dari penuturan korban, pelaku melakukan pelecehan dengan cara memegang bokong korban, dan juga memegang bagian belakang badan korban. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo