Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pasar Penyembolum Senaken Tahun Ini Kembali Dilanjutkan Pembangunan Lapak

Muhammad Najib • Rabu, 4 Juni 2025 | 13:19 WIB
LANJUT: Pasar Penyembolum Senaken kebanggaan masyarakat Paser ini akan terus diperbesar pembangunannya.
LANJUT: Pasar Penyembolum Senaken kebanggaan masyarakat Paser ini akan terus diperbesar pembangunannya.

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Pasar Penyembolum Senaken di Kecamatan Tanah Grogot, Paser, pada 2025 ini akan kembali dibangun sejumlah bangunan lapak atau kios untuk pedagang yang sebelumnya masih di lokasi penampungan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Paser Yusuf menyampaikan pembangunan ini untuk memperluas kapasitas pasar sekaligus menata kembali area perdagangan agar lebih tertib dan terpusat.

Lokasinya adalah memanfaatkan sisa lahan yang berada di belakang lapak baru komplek pasar penampungan, yang sebelumnya telah rampung dibangun beberapa blok.

"Proses pembangunan lanjutan tersebut kini tengah dalam tahap perencanaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser," kata Yusuf, Rabu (4/6/2025).

Namun Yusuf belum bisa memastikan apakah lapak yang akan dibangun tersebut hanya untuk  pedagang yang masuk dalam database atau dibuka untuk pedagang baru.

"Karena masih ada pedagang yang masuk dalam database belum mendapatkan lapak di Pasar Senaken," katanya.

Saat ini masih antrean untuk mengisi lapak baru sementara bangunannya masih dalam proses pemeliharaan. Ke depan Disperindagkop akan kembali melakukan penataan ulang Pasar Penyembolum Senaken dengan merelokasi pedagang yang saat ini berjualan di sepanjang jalan masuk lama. Selain itu, para pedagang yang berada di kawasan Plaza Kandilo rencananya juga akan direlokasi ke Pasar Senaken.

Pada 2024 lalu ada 88 lapak baru yang selesai dibangun. Lapak baru itu berukuran 3x3 meter dikhususkan pedagang kelontongan, sembako, dan lainnya. Lapak ini mengakomodir para pedagang yang belum mendapatkan lapak dan sudah masuk data base. Anggaran yang dikucurkan dalam pembangunan ini kurang lebih sebanyak Rp 7 miliar menggunakan APBD 2024. (*)

Editor : Duito Susanto