Autopsi dilakukan atas permintaan keluarga untuk mengetahui penyebab luka pada tubuh Russell. “Kami nggak paham hukum, cuma mau tahu luka-lukanya dari apa,” ujarnya.
Makam Russell dibongkar pada Jumat (11/7/2025), lalu dibawa ke RS Panglima Sebaya untuk diautopsi. Setelahnya, jenazah dimakamkan kembali Sabtu (12/7/2025).
Putri Russell, Miah, mengatakan belum mengetahui hasil autopsi dari kepolisian. Miah juga menyampaikan saat pemakaman pertama ayahnya dimakamkan menggunakan prosesi adat dan keyakinan terdahulunya. Namun setelah autopsi, Russell dimakamkan kembali sesuai keyakinan terbaru.
“Waktu itu harus dikubur secara adat, banyak yang nyuruh begitu. Baru kemarin dikubur sesuai agama,” ungkapnya.
Hingga kini, pelaku pembunuhan belum terungkap. Russell diketahui meninggal pada 15 November 2024. Saat itu, posko warga di Muara Kate diserang subuh hari. Selain dia, Anson turut mendapat sejumlah luka dalam kejadian itu.
Saat kejadian, warga Muara Kate tengah gencar untuk berjaga dari truk hauling batu bara yang melintas di daerah mereka. Warga menolak adanya hauling yang menggunakan jalan publik tersebut. (*)
Editor : Ismet Rifani