KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo Paser menginformasikan telah terjadi kebocoran pada jaringan pipa utama jenis ductile dengan diameter 400 mm pada Selasa 29 Juli 2025.
Dari hasil peninjauan lapangan, kebocoran terjadi akibat kerusakan fisik pipa yang dikeruk oleh alat berat excavator milik kontraktor yang membuka lahan tanaman sawit replanting di sekitar jalur pipa di Desa Damit Kecamatan Paser Belengkong.
Insiden ini mengakibatkan gangguan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelayanan. Bahkan sudah kedua kalinya ini terjadi.
Menanggapi kejadian tersebut, Direktur Perumdam Tirta Kandilo Paser Suryanto Agustono menyampaikan tim teknis Perumda langsung bergerak cepat melakukan penanganan dan perbaikan di lokasi.
"Pekerjaan perbaikan telah dimulai pukul 09.00 Wita pada hari yang sama, dengan estimasi waktu pengerjaan selama dua hari, termasuk proses penggalian, pengelasan, pengujian, dan pemulihan aliran air," kata Agus sapaan akrabnya, Rabu (30/7/2025).
Agus menyayangkan terjadinya insiden ini dan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sekitar jaringan pipa.
"Kami mohon maaf atas gangguan layanan yang terjadi. Tim kami bekerja maksimal agar aliran air dapat segera kembali normal," Agus. (*)
Editor : Duito Susanto