KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT — Dunia pencak silat di Paser kembali mendapatkan sorotan positif. Upaya pembinaan atlet muda mulai terlihat hasilnya dengan munculnya talenta baru yang mampu melangkah hingga kompetisi tingkat nasional.
Di balik pencapaian tersebut, ada proses panjang yang dijalani seorang pelajar berusia 18 tahun yang kini mewakili daerahnya dalam ajang bergengsi.
Pada pertengahan laporan ini, muncullah nama Fitriyani, atlet seni pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Paser.
Ia terpilih menjadi delegasi Kabupaten Paser di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025 yang digelar di Mangga Dua Square, Hotel Novotel, Jakarta Utara, pada 17–20 November 2025.
Kehadirannya bukan hanya membawa nama PSHT, tetapi juga mengharumkan SMKN 1 Tanah Grogot sebagai sekolah tempatnya menimba ilmu.
Fitriyani mengaku langkah menuju O2SN nasional bukanlah perjalanan mudah. “Berlatih dengan disiplin dan penuh dedikasi tentunya,” katanya, Rabu (19/11/2025).
Ia didampingi langsung oleh pelatihnya, Yudiansyah, sejak tahap seleksi daerah hingga persiapan menghadapi para pesaing dari berbagai provinsi.
Menurut Yudiansyah, Fitriyani dikenal teliti, luwes, dan memiliki penguasaan jurus yang kuat. Perpaduan inilah yang mendorongnya lolos hingga ke tingkat nasional dan menjadi inspirasi bagi pesilat muda lain di Paser.
Baca Juga: Kasus Laka Masih Tinggi di Paser, Satlantas Gandeng Wartawan Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan
Dengan tampil di panggung nasional, Fitriyani diharapkan mampu memberikan hasil terbaik sekaligus menambah deretan prestasi bagi PSHT Cabang Paser serta dunia pencak silat di Bumi Daya Taka.
“Semoga perjuangannya menginspirasi generasi muda dan semakin menguatkan semangat pencak silat di Paser. Salam persaudaraan,” ujarnya. (A*)
Editor : Ery Supriyadi