KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tim Drumband The Twenty Junior dari SD 020 Tanah Grogot, Kabupaten Paser, menorehkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya tampil dalam ajang bergengsi Balikpapan Marching Festival (BMF) 2025 yang diselenggarakan di Balikpapan.
Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi The Twenty Junior. Setelah sebelumnya mendominasi kejuaraan di tingkat lokal-termasuk menyabet gelar juara umum se-Kabupaten Paser dalam ajang BPOMBC—tim ini kini mulai mengepakkan sayap di level regional yang lebih luas.
Keberangkatan tim ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah. Penanggung jawab tim, Abu Bakar, menjelaskan bahwa kontingen yang berangkat terdiri dari 59 siswa-siswi kelas 3 hingga kelas 6 SD. Ditambah 18 kru pendamping dan teknis.
Ia mengungkapkan bahwa operasional keberangkatan ini mendapatkan bantuan langsung dari Bupati Paser dr Fahmi Fadli, serta Dispora Paser.
"Dalam ajang BMF 2025 ini, The Twenty Junior turun di dua kategori utama yaitu Concert Band dan Color Guard Contest," kata Abu Bakar, Minggu (20/12/2025).
Pelatih The Twenty Junior dari grup Rythmproject, Rizali Rahman, menyampaikan bahwa tujuan utama mengikuti kompetisi di luar daerah adalah untuk menguji mental dan kualitas teknis para siswa.
"Dengan mengikuti kejuaraan di luar daerah seperti BMF, kita dapat mengukur kemampuan tim sekaligus mendorong adik-adik sekolah dasar untuk lebih semangat lagi mendalami kegiatan drumband. Ke depannya, akan banyak sekali event-event besar yang akan bergulir," ujar Rizali.
Kehadiran The Twenty Junior di BMF 2025 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Paser untuk terus berprestasi dan berani tampil di ajang tingkat provinsi maupun nasional. (*)
Editor : Duito Susanto