KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Diskarpus) Kabupaten Paser mencatat penurunan jumlah kunjungan pemustaka sepanjang 2025.
Berdasarkan data terbaru, total kunjungan mencapai 15.358 orang. Angka ini menurun dibandingkan 2024 yang mencatat 17.833 kunjungan.
Pustakawan Diskarpus Paser, Daniel, mengungkapkan bahwa tertundanya peresmian gedung perpustakaan baru menjadi salah satu faktor utama turunnya minat kunjung masyarakat. Gedung tersebut sebelumnya dijadwalkan mulai beroperasi pada Desember 2025.
Baca Juga: Pemakzulan Kepala Daerah
“Peresmian perpustakaan yang seharusnya dilakukan Desember tahun lalu masih tertunda. Hal ini berdampak pada minat kunjungan, meski saat ini pengunjung masih didominasi pelajar tingkat TK dan SD,” ujar Daniel, Jumat (17/4/2026).
Selain persoalan fasilitas, Diskarpus Paser juga menghadapi tantangan dalam pemenuhan jumlah koleksi buku. Sesuai kebijakan pusat, perpustakaan idealnya menambah 4 persen koleksi baru setiap tahun.
Saat ini, total koleksi buku mencapai sekitar 22.000 eksemplar. Adapun target penambahan ditetapkan sebanyak 1.000 buku per tahun.
Dalam dua tahun terakhir, Diskarpus lebih fokus menambah koleksi fiksi. Jenis buku ini dinilai paling diminati pengunjung, sekaligus untuk mengejar standar akreditasi dengan komposisi 30 persen fiksi dan 70 persen nonfiksi.
Untuk mendongkrak kembali angka kunjungan, Diskarpus Paser terus mempermudah akses layanan. Pengunjung hanya perlu menunjukkan KTP atau KIA, dengan nomor anggota terintegrasi NIK.
Baca Juga: Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam: Pelaku Pembunuh Ternyata Atlet MMA
Setiap anggota dapat meminjam maksimal lima buku selama tiga hari, dengan opsi perpanjangan. Khusus warga luar daerah, masa pinjam diberikan toleransi hingga satu minggu.
Menariknya, tidak ada sanksi denda bagi keterlambatan pengembalian buku. Selain itu, Diskarpus juga mengembangkan aplikasi iPaser Tuntas yang diperbarui secara berkala untuk memudahkan akses buku digital.
Melalui optimalisasi layanan serta rencana operasional gedung baru, Diskarpus Paser optimistis tingkat literasi dan angka kunjungan masyarakat akan kembali meningkat pada periode mendatang. (*)
Editor : Ery Supriyadi