TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser mulai menyusun langkah strategis untuk menata ulang kawasan Siring Kandilo. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan kesan kumuh serta meningkatkan nilai estetika dan kenyamanan salah satu ikon Kota Tanah Grogot tersebut.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser Adi Maulana memimpin langsung rapat koordinasi penertiban dan penataan kawasan tersebut di ruang rapat Sekda, Jumat (24/4/2026) pagi. Rapat dihadiri oleh jajaran perangkat daerah terkait, Camat, Lurah, hingga Forum RT Kelurahan Tanah Grogot.
Baca Juga: Wali Kota Balikpapan Larang Peredaran Daging Anjing dan Kucing, Ini Aturannya
Dalam rapat tersebut, Adi Maulana menekankan bahwa kondisi Siring Kandilo yang sudah dibersihkan tidak boleh dibiarkan kembali kumuh. Ia menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga wajah kota.
"Wajah kota sangat dipengaruhi oleh kondisi kawasan strategis seperti Siring Kandilo. Kita perlu memastikan kawasan ini memiliki nilai estetika dan fungsi yang lebih baik," kata Adi.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) akan melaksanakan sejumlah pekerjaan fisik tahun ini, di antaranya pembangunan turap yang difokuskan pada area sekitar taman baca di bawah Jembatan Kandilo.
Ada juga penyediaan lahan parkir , di mana sebagian kawasan akan dialihfungsikan sebagai kantong parkir resmi guna mendukung keteraturan wilayah.
Selain infrastruktur, penataan pedagang kaki lima (PKL) menjadi poin krusial. Adi Maulana menginstruksikan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap pedagang informal.
Pendataan ini bukan sekadar untuk penertiban lokasi, tetapi juga untuk memberikan perlindungan sosial. Para pedagang yang terdata nantinya akan diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.
"Melalui program ini, para pedagang akan mendapatkan perlindungan berupa santunan kecelakaan kerja maupun kematian, sementara jaminan kesehatan tetap diakomodasi melalui BPJS Kesehatan," jelas Adi.
Camat Tanah Grogot Abdul Rasyid melaporkan bahwa aksi nyata telah dimulai di lapangan melalui kegiatan gotong royong selama dua hari. Pembersihan dilakukan dengan mengerahkan alat berat excavator untuk mengangkut tumpukan sampah dan material yang selama ini mengganggu pemandangan.
Di akhir pertemuan, pihak Kecamatan dan Kelurahan diminta untuk intens melakukan sosialisasi kepada warga agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Siring Kandilo sebagai kawasan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat luas. (*)
Editor : Sukri Sikki