KALTIMPOST.ID, BATU SOPANG – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial sebagai tulang punggung perekonomian di Kabupaten Paser. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, perputaran ekonomi di Bumi Daya Taka (Paser) didominasi oleh aktivitas mikro yang dirintis langsung oleh masyarakat.
Di sisi lain, kehadiran industri pertambangan di wilayah ini turut memicu pertumbuhan populasi yang berimplikasi pada meningkatnya permintaan pasar. Melihat potensi strategis tersebut, PT Pamapersada Nusantara (PAMA KIDE) bersama PT Kideco Jaya Agung dan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Daya Taka berkomitmen mengawal pelaku usaha lokal agar mampu berdaya saing tinggi.
Salah satu langkah nyatanya adalah dengan membekali para pelaku UMKM ilmu manajemen mutu yang mumpuni. Rabu (13/5) lalu, PAMA KIDE dan LPB menggelar Pelatihan Quality Control (Pengendalian Mutu) di Aula Kecamatan Batu Sopang.
Agenda yang bertujuan mewujudkan gerakan "UMKM Naik Kelas" ini diikuti secara antusias oleh lebih dari 30 pelaku UMKM binaan, baik anggota lama maupun wirausahawan yang baru bergabung.
Baca Juga: Hasil FP2 Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finis Posisi 21, Fokus Hadapi Q2
Kegiatan ini mendapat respons positif dari pemerintah setempat. Mewakili Camat Batu Sopang, Sekretaris Camat Wijanarko menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi berkelanjutan yang ditunjukkan oleh PT Kideco, PAMA, dan LPB terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Batu Sopang dan Muara Samu.
“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi. Dengan perputaran keuangan yang mayoritas bergerak di sektor ini, kita harus terus mendorong agar UMKM mampu naik kelas dan menciptakan kesejahteraan bagi semua pihak,” ujar Wijanarko.
Manajemen PT Kideco Jaya Agung yang diwakili oleh Divisi CSR, Sri Kusumawarti, menegaskan bahwa program pembinaan ini merupakan agenda prioritas perusahaan. Sinergi antara Kideco, PAMA, dan LPB diposisikan sebagai pendamping setia para pelaku usaha lokal.
Baca Juga: Abaikan Gencatan Senjata, Israel Dorong Pasukan Masuk Lebih Dalam ke Lebanon
“Melalui berbagai pelatihan yang terstruktur, kami percaya pengetahuan dasar seperti pengendalian mutu akan menjadi modal utama bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” tutur Sri.
Tantangan terbesar UMKM saat pasar mulai meluas adalah mempertahankan mutu. Ketika permintaan melonjak, menjaga konsistensi rasa, bentuk, maupun kualitas layanan sering kali menjadi kendala jika tidak ditopang oleh sistem yang baik.
CSR Section Head PAMA KIDE, Ghani Rasyid, menjelaskan bahwa pelatihan Quality Control ini dirancang khusus agar pelaku usaha memahami pentingnya menjaga standarisasi produk demi merawat kepercayaan konsumen (customer loyalty).
Selain fokus pada peningkatan mutu produk, PAMA juga menaruh perhatian pada keberlanjutan ekosistem usaha di Paser dengan menyasar kelompok muda.
"Kami berharap program pemberdayaan UMKM ini dapat mulai merambah kepada Generasi Z atau wirausahawan muda. Dengan demikian, tercipta siklus regenerasi UMKM yang kuat yang mampu menjadi fondasi ekonomi Kabupaten Paser di masa depan," harap Ghani.
Untuk memberikan pemahaman yang aplikatif, pelatihan ini menghadirkan Owner King Foodies, Bela Rismayana, sebagai pemateri. Sebagai sesama pelaku usaha yang telah sukses, Bela membagikan tips dan trik praktis dalam mengimplementasikan sistem Quality Control yang sederhana namun efektif untuk skala UMKM.
Baca Juga: Pemerintah Kampung Juaq Asa Siap Dukung Hemaq Beniung Jadi "Markas" Tim Arung Jeram Kubar
Tak hanya teori, sesi ini juga diisi dengan motivasi bisnis berdasarkan rekam jejak perjalanan usahanya dalam menembus pasar. Peningkatan kapasitas produksi selalu membawa tantangan tersendiri bagi pelaku usaha mikro.
Melalui pembekalan kompetensi yang dilakukan secara berkala oleh PT Pamapersada Nusantara, PT Kideco Jaya Agung, dan LPB PAMA Daya Taka, pelaku UMKM di Kabupaten Paser kini tidak hanya sekadar bertahan, melainkan siap bergerak maju, mandiri, dan naik kelas menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh. (adv)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo