KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kabupaten Paser menggelar kegiatan Business Matching UMKM bertema Penguatan Potensi Lokal untuk Menembus Pasar Global di Gedung Awa Mangkuruku, Tanah Grogot, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang diinisiasi bersama Founder Borneo International Fashion Festival (BIFF), Yulia Hadi, ini diikuti oleh 30 pelaku usaha lokal dari sektor kriya, kuliner, hingga produk hasil olahan.
Kepala Disperindagkop Kabupaten Paser, Yusuf mengatakan bahwa agenda ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi serta memperluas peluang pasar bagi pelaku UMKM setempat. Ia mendorong para peserta memanfaatkan pengalaman narasumber yang telah berkiprah di pasar ekspor selama 20 tahun.
"Harapannya pelaku UMKM bisa mengoptimalkan kesempatan ini untuk menimba ilmu secara langsung dan membuka peluang pasar global," kata Yusuf.
Baca Juga: KONI Paser Libatkan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 1.600 Atlet dan Kontingen di Porprov Kaltim 2026
Sebagai tindak lanjut, Disperindagkop bersama Dekranasda Kabupaten Paser akan melakukan evaluasi guna merumuskan kebijakan pembinaan, pelatihan, serta pengembangan sarana dan prasarana penunjang bagi UMKM. Dalam acara ini, pihak dinas juga menyediakan fasilitas pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal secara langsung.
Staf Ahli Bidang Ekonomi Kabupaten Paser Ina Rosana menekankan pentingnya pemahaman terkait standar produk, komunikasi bisnis, dan kebutuhan pasar internasional agar UMKM Paser dapat naik kelas. Ia juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi erat antara pelaku usaha, pemerintah, perbankan, dan pendamping daerah.
Melalui sinergi ekosistem tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser berharap UMKM lokal tidak hanya bertambah secara kuantitas, tetapi juga meningkat dari segi kualitas dan daya saing di pasar internasional. (*)
Editor : Sukri Sikki