Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Anggota DPRD PPU, Hariyono Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal

Ahmad Maki • Kamis, 10 Oktober 2024 | 08:54 WIB
Hariyono
Hariyono

PROKAL.CO, PENAJAM - Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Hariyono mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Khususnya UMKM pada sektor-sektor tententu yang selama ini tumbuh bersama budaya masyarakat Benuo Taka — sebutan PPU. Sehingga menjadi kearifan lokal. 

Ia mencontohkan, UMKM bidang pertanian, perkebunan maupun peternakan, menjadi sektor ekonomi berbasis kearifan lokal yang perlu didukung.

Menurutnya hasil alam Kabupaten PPU cukup berlimpah. Sehingga UMKM juga didorong untuk menjadikan komoditas lokal sebagai produk unggulan.

"Dulu di PPU ini ada tiga sumber yang memang menjadi penghasilan masyarakat. Yaitu pertanian, peternakan dan perkebunan. Dari situ kita bisa memulai UMKM," ujarnya, ditemui, Rabu (9/10).

 Baca Juga: Ketua DPRD PPU Raup Muin: Tingkatkan Kualitas SDM Lokal, Daerah Butuh Riset dan Inovasi

Ia menjelaskan, tiga sumber penghasilan masyarakat PPU itu telah lama digeluti, jauh sebelum masuknya perusahaan-perusahaan swasta.

Tiga sektor tersebut juga telah menyatu dalam suatu kebudayaan yang sampai saat ini mengakar pada kehidupan masyarakat PPU.

Menurut Politikus Fraksi Partai Hanura DPRD PPU tersebut mengatakan, penting bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk mengedepankan produk-produk lokal sebagai produk unggulan agar semakin banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

Namun demikian, sejauh ini, Ion — sapaan akrabnya — melihat belum banyak yang menyadari potensi hasil daerah untuk dikembangkan menjadi produk unggulan.

"UMKM itu tidak hanya berdagang suatu barang. Banyak hal yang termasuk UMKM," katanya.

 Baca Juga: Wakil Ketua DPRD PPU Syahrudin M Noor Dorong Pengesahan APBD 2025

Ion menyebut, banyak jenis UMKM yang berkembang di PPU, khususnya dari sisi ekonomi kreatif. Konsep ekonomi kreatif menggabungkan elemen budaya, seni, teknologi, dan bisnis.

Ekonomi kreatif mencakup beragam sektor ekonomi dan disiplin ilmu, seperti seni, budaya, teknologi, desain, dan hiburan.

Ia mendorong instansi terkait, dalam hal ini Dinas Koperasi, UKM, Perinduatrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten PPU, untuk membuka kesempatan yang lebih luas  bagi pelaku UMKM untuk mengakses pasar yang makin menjanjikan.

"Pemerintah menyediakan akses ke pasar sehingga hasil UMKM bisa kita jual dan publikasikan," imbuhnya. (ami/far)

 

Editor : Faroq Zamzami
#dprd ppu #kearifan lokal #umkm